Al-Ahzaab
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
قُلْ مَن ذَا ٱلَّذِى يَعْصِمُكُم مِّنَ ٱللَّهِ إِنْ أَرَادَ بِكُمْ سُوٓءًا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ رَحْمَةً ۚ وَلَا يَجِدُونَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا 17
(17) Kemudian Allah menjelaskan bahwa sesungguhnya semua sebab dan upaya, sama sekali tidak berguna bagi seseorang apabila Allah menghendaki keburukan terhadap dirinya, seraya berfirman, ﴾ قُلۡ مَن ذَا ٱلَّذِي يَعۡصِمُكُم ﴿ "Katakanlah, 'Siapakah yang dapat me-lindungi kamu'," maksudnya, mencegah kalian dari ﴾ ٱللَّهِ إِنۡ أَرَادَ بِكُمۡ سُوٓءًا ﴿ "(takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu," maksudnya, keburukan, ﴾ أَوۡ أَرَادَ بِكُمۡ رَحۡمَةٗۚ ﴿ "atau menghendaki rahmat untuk dirimu," karena sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pemberi dan Maha Pen-cegah, Yang Maha Menimpakan bahaya lagi Maha Pemberi man-faat, yang tidak akan dapat mendatangkan kebaikan kecuali Dia, dan tidak pula mencegah keburukan kecuali Dia, ﴾ وَلَا يَجِدُونَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيّٗا ﴿ "dan mereka tidak memperoleh pelindung bagi mereka selain Allah," yang bisa melindungi mereka, lalu memberikan berbagai manfaat kepada mereka, ﴾ وَلَا نَصِيرٗا ﴿ "dan tidak pula penolong," yang dapat menolong mereka, sehingga mencegah segala marabahaya dari mereka. Maka hendaklah mereka mematuhi ketaatan kepada Dzat Yang Esa yang mengendalikan segala perkara, yang kehendakNya pasti berlaku, takdirNya pasti terjadi, dan tidak akan berguna seorang pelindung ataupun seorang penolong bila meninggalkan perlindungan dan pertolonganNya.