Ar-Room
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَمِنْ ءَايَـٰتِهِۦ خَلْقُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَـٰفُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَٰنِكُمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍ لِّلْعَـٰلِمِينَ 22
(22) Orang-orang yang mengetahui (orang alim) adalah para ahli ilmu yang memahami pelajaran-pelajaran dan merenung-kan ayat-ayat. Ayat-ayat dalam masalah ini banyak, di antara ayat-ayat(Nya) adalah penciptaan ﴾ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "langit dan bumi" dan segala apa yang ada di dalamnya, bahwasanya semua itu mem-buktikan pada keagungan kekuasaan Allah dan kesempurnaan keperkasaanNya, yang telah menciptakan makhluk (ciptaan) yang agung ini, dan kesempurnaan hikmahNya karena ketelitian yang terkandung dalam ciptaan tersebut, serta kemahaluasan ilmuNya. Sebab, Sang Pencipta pasti mengetahui makhluk yang diciptakan-Nya. ﴾ أَلَا يَعۡلَمُ مَنۡ خَلَقَ ﴿ "Ketahuilah, Yang menciptakan itu mengetahui." (Al-Mulk: 14). Juga (tanda bukti) liputan rahmat dan karuniaNya, karena di dalam semua itu terdapat manfaat yang sangat besar, dan bahwa-sanya Dia yang berkehendak yang memilih apa saja yang Dia ke-hendaki, karena pada rahmat dan karuniaNya terdapat berbagai keunggulan dan keistimewaan; dan bahwa Dia semata yang berhak disembah dan diesakan, sebab hanya Dia Yang Maha Esa yang menciptakan, maka dari itu wajib diesakan dengan ibadah. Semua itu adalah dalil-dalil rasional yang diingatkan oleh Allah سبحانه وتعالى kepada akal, diperintahkan olehNya untuk direnungkan dan diambil pelajarannya ﴾ و َ ﴿ "dan" demikian pula pada,﴾ ٱخۡتِلَٰفُ أَلۡسِنَتِكُمۡ وَأَلۡوَٰنِكُمۡۚ ﴿ "berlain-lainannya bahasamu dan warna kulitmu," ber-dasarkan banyaknya jumlah kalian dan berbeda-bedanya kalian, padahal asal usulnya satu (sama), dan tempat keluarnya huruf pun sama. Sekalipun demikian adanya, namun Anda tidak akan menjumpai dua suara (manusia) sama dari segala sisi, dan tidak pula dua warna kulit yang serupa dari segala sisi, melainkan Anda pasti menemukan perbedaan di antara semua itu yang dengannya bisa dibedakan. Ini semua menunjukkan kemahasempurnaan kekuasaanNya, kehebatan masyi`ahNya, perhatianNya kepada hamba-hambaNya dan rahmat (kasih-sayang)Nya kepada mereka. Dia menetapkan perbedaan tersebut agar tidak terjadi kesamaran, karena akan ber-akibat fatal (kekacauan) dan akan banyak tujuan-tujuan mulia dan kebutuhan yang akan terabaikan.