Al-Furqaan
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
أَصْحَـٰبُ ٱلْجَنَّةِ يَوْمَئِذٍ خَيْرٌ مُّسْتَقَرًّا وَأَحْسَنُ مَقِيلًا 24
(24) Maksudnya, pada hari yang sangat menakutkan itu banyak sekali kekacauannya. ﴾ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِ ﴿ "Penghuni-penghuni surga," yaitu orang-orang yang telah beriman kepada Allah dan beramal shalih serta bertakwa kepada Rabbnya ﴾ خَيۡرٞ مُّسۡتَقَرّٗا ﴿ "paling baik tempat tinggalnya," daripada penghuni neraka, ﴾ وَأَحۡسَنُ مَقِيلٗا ﴿ "dan paling indah tempat istirahatnya," maksudnya, tempat tinggal mereka di surga, dan istirahat mereka adalah tidur di siang hari. Itulah tempat istirahat yang berguna dan istirahat yang sempurna, karena meliputi segala kelengkapan kenikmatan yang sama sekali tidak tercemari kekeruhan. Sangat berbeda sekali dengan para penghuni neraka, karena tempat tinggal mereka adalah Jahanam yang me-rupakan seburuk-buruk tempat istirahat dan tempat tinggal. Ini merupakan salah satu bentuk penggunaan af`al tafdhil (superlatif) dalam kalimat yang pada bagian lain tidak ada sedikit pun darinya. Sebab, sama sekali tidak ada kebaikan di dalam tempat tinggal penghuni neraka dan tempat istirahat mereka. Sama dengan ung-kapan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ ءَآللَّهُ خَيۡرٌ أَمَّا يُشۡرِكُونَ 59 ﴿ "Apakah Allah yang lebih baik, atau sesuatu yang mereka perseku-tukan?" (An-Naml: 59).