Al-Muminoon
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَلَقَدْ أَخَذْنَـٰهُم بِٱلْعَذَابِ فَمَا ٱسْتَكَانُوا۟ لِرَبِّهِمْ وَمَا يَتَضَرَّعُونَ 76
(76) ﴾ وَلَقَدۡ أَخَذۡنَٰهُم بِٱلۡعَذَابِ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah menim-pakan azab kepada mereka." Para ulama tafsir mengatakan, "Maksud-nya, kelaparan yang melanda mereka selama tujuh tahun. Allah menguji mereka dengan cobaan itu, agar mereka kembali kepada Allah dengan kehinaan dan pasrah diri. Namun itu tidak mempan pada mereka, dan tidak ada seorang pun yang lulus dalam cobaan itu." ﴾ فَمَا ٱسۡتَكَانُواْ لِرَبِّهِمۡ ﴿ "Maka mereka tidak tunduk kepada Rabbnya," yaitu tunduk dan menghinakan diri ﴾ وَمَا يَتَضَرَّعُونَ ﴿ "dan tidak memohon (ke-padaNya) dengan merendahkan diri," dan tidak membutuhkan per-tolongan dariNya. Bahkan kejadian itu berlangsung pada mereka sampai selesai, seolah-olah tidak ada sesuatu pun yang menimpa mereka, dan mereka masih saja dalam kesesatan dan kekufuran mereka.