Al-Muminoon
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
فَقَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَا وَقَوْمُهُمَا لَنَا عَـٰبِدُونَ 47
(47) ﴾ فَقَالُوٓاْ ﴿ "Dan mereka berkata," dalam kesombongan lagi kecongkakan untuk memperingatkan orang-orang yang lemah akal sehatnya dan mengelabuhi mereka, ﴾ أَنُؤۡمِنُ لِبَشَرَيۡنِ مِثۡلِنَا ﴿ "Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga)." Komentar ini senada dengan lontaran orang-orang sebelum mereka, persis benar. Hati-hati mereka saling menyerupai dalam kekufuran, hingga omongan dan ulah mereka pun mengalami kemiripan. Mereka mengingkari anugerah Allah yang tercurahkan pada mereka berdua berupa risalah (menjadi seorang rasul). ﴾ وَقَوۡمُهُمَا ﴿ "Padahal kaum mereka berdua," yaitu Bani Israil ﴾ لَنَا عَٰبِدُونَ ﴿ "adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita," diperbudak dengan kerja-kerja dan kesibukan yang berat. Seperti yang difirmankan oleh Allah تعالى, ﴾ وَإِذۡ نَجَّيۡنَٰكُم مِّنۡ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ يَسُومُونَكُمۡ سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبۡنَآءَكُمۡ وَيَسۡتَحۡيُونَ نِسَآءَكُمۡۚ وَفِي ذَٰلِكُم بَلَآءٞ مِّن رَّبِّكُمۡ عَظِيمٞ 49 ﴿ "Dan (ingatlah) ketika Kami menyelamatkanmu dari (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya, mereka menimpakan kepadamu siksaan yang se-berat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Rabbmu." (Al-Baqarah: 49). Bagaimana mungkin kami menjadi pengikut (mereka), pada-hal sebelumnya kami adalah pemimpin yang diikuti. Bagaimana mereka bisa menjadi orang yang memimpin kami? Perkataan me-reka serupa dengan ucapan kaum nabi Nuh, ﴾ أَنُؤۡمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلۡأَرۡذَلُونَ 111 ﴿ "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?" (Asy-Syu'ara: 111). ﴾ وَمَا نَرَىٰكَ ٱتَّبَعَكَ إِلَّا ٱلَّذِينَ هُمۡ أَرَاذِلُنَا بَادِيَ ٱلرَّأۡيِ ﴿ "Dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikutimu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya." (Hud: 27).