Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hajj
Sourate 22

Al-Hajj

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 38

إِنَّ ٱللَّهَ يُدَٰفِعُ عَنِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ 38

(38) Ini merupakan informasi, janji dan berita baik dari Allah bagi orang-orang yang beriman, bahwa Allah melindungi mereka dari segala hal yang dibenci, mengenyahkan segala kejelekan dari mereka, lantaran keimanan mereka (kepada Allah), seperti keja-hatan orang-orang kafir, kejelekan dan bisikan keraguan dari setan, keburukan-keburukan internal mereka, kesalahan-kesalahan amalan-amalan mereka, menanggung beban penderitaan mereka saat datangnya musibah tatkala mereka tidak mampu memikul-nya, sehingga meringankannya sampai benar-benar ringan. Setiap Mukmin memperoleh hak pembelaan dan keutamaan ini sesuai dengan kadar keimanannya, sedikit atau banyak. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٖ ﴿ "Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat," maksudnya berkhianat dengan amanah yang dibebankan oleh Allah kepadanya. Ia mengurangi hak-hak Allah yang menjadi kewajibannya, mengkhianati hak-hakNya dan mengkhianati orang lain, ﴾ كَفُورٍ 38 ﴿ "lagi mengingkari (nikmat)," ter-hadap nikmat-nikmat Allah. Allah mengucurkan kebaikan kepada-nya, namun dia (membalasnya) dengan bersikap kufur dan maksiat muncul bersusul-susulan darinya. Oleh karena itu, Allah tidak mencintainya. Sebaliknya, Dia membenci dan memurkainya serta akan membalasinya atas tindakan kekufuran dan pengkhianatan-nya. Bisa dipahami dari ayat ini (mafhum al-ayat) bahwasanya Allah mencintai setiap orang yang dapat dipercaya, bertanggung jawab dengannya, lagi bersyukur kepadaNya.