Maryam
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
فَٱخْتَلَفَ ٱلْأَحْزَابُ مِنۢ بَيْنِهِمْ ۖ فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن مَّشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيمٍ 37
(37) Usai menjelaskan keadaan Isa putra Maryam yang tidak perlu diragukan dan disangsikan, Allah تعالى memberitahukan bahwa kelompok-kelompok sesat dari kalangan Yahudi dan Nasrani serta selain mereka dengan perbedaan tingkatnya, berselisih tentang Isa putra Maryam. Di antara mereka ada yang berlebihan (meng-agungkannya) dan ada pula yang terlalu melecehkannya. Di antara mereka ada pihak yang mengatakan bahwa Isa itu adalah Allah! Sebagian menganggapnya anak Allah! Pihak yang lain mengatakan bahwa dia itu ketiga dari tiga (tuhan, trinitas). Sebagian yang lain (justru) tidak menilainya sebagai rasul, bahkan menuduhnya seba-gai anak zina, semisal golongan Yahudi! Semua perkataan mereka adalah perkataan-perkataan batil, pendapat yang rusak, yang di-landasi oleh keraguan dan pembangkangan, bukti-bukti yang rusak, syubhat-syubhat yang murahan. Orang-orang ini berhak mendapat-kan ancaman yang keras. Allah berfirman, ﴾ فَوَيۡلٞ لِّلَّذِينَ كَفَرُواْ ﴿ "Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir," kepada Allah dan para RasulNya serta Kitab-kitabNya. Termasuk dalam kelompok ini yaitu golongan Yahudi dan Nasrani, yang mengutarakan ucapan kufur tentang Isa putra Maryam ﴾ مِن مَّشۡهَدِ يَوۡمٍ عَظِيمٍ 37 ﴿ "pada waktu me-nyaksikan hari yang besar," maksudnya suasana Hari Kiamat, yang disaksikan oleh orang-orang generasi pertama dan terakhir, peng-huni langit sampai para penghuni bumi, al-Khaliq (Pencipta) dan Makhluk, (hari) yang penuh dengan kegoncangan dan peristiwa menakutkan serta memuat pembalasan amal perbuatan. Pada hari itu, akan nampak semua yang mereka rahasiakan ataupun yang mereka perlihatkan dan sembunyikan.