Maryam
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ مَرْيَمَ إِذِ ٱنتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا 16
(16) Setelah Allah menceritakan kisah Zakaria dan Yahya, yang merupakan salah satu tanda kebesaran Allah yang mengagum-kan, maka Allah beralih darinya menuju fakta yang lebih menga-gumkan, secara berurutan dari peristiwa yang tingkat keanehan-nya relatif lebih rendah kepada yang lebih tinggi. Allah berfirman, ﴾ وَٱذۡكُرۡ فِي ٱلۡكِتَٰبِ ﴿ "Dan ceritakanlah di dalam al-Qur`an," yang mulia ﴾ مَرۡيَمَ ﴿ "(kisah) Maryam," عليها السلام. Ini termasuk keutamaannya yang paling agung, yaitu namanya disebut-sebut di dalam al-Qur`an yang agung, yang dibaca oleh seluruh kaum Muslimin, di belahan bumi bagian Timur dan Barat. Ia singgung dengan sebutan terbaik dan sanjungan yang paling istimewa, sebagai balasan dari tindakannya yang luhur serta usahanya yang sempurna. Maksudnya, sebutlah kisah Maryam dalam al-Qur`an dalam kondisinya yang baik saat ﴾ ٱنتَبَذَتۡ ﴿ "dia menjauhkan diri," maksudnya menjauhkan diri dari ke-luarganya ﴾ مَكَانٗا شَرۡقِيّٗا 16 ﴿ "ke suatu tempat di sebelah timur," ke sebelah timur dari (daerah) kaumnya.