Yusuf
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَلَمَّا دَخَلُوا۟ مِنْ حَيْثُ أَمَرَهُمْ أَبُوهُم مَّا كَانَ يُغْنِى عَنْهُم مِّنَ ٱللَّهِ مِن شَىْءٍ إِلَّا حَاجَةً فِى نَفْسِ يَعْقُوبَ قَضَىٰهَا ۚ وَإِنَّهُۥ لَذُو عِلْمٍ لِّمَا عَلَّمْنَـٰهُ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ 68
(68) ﴾ وَلَمَّا ﴿ "Dan tatkala", mereka pergi dan ﴾ دَخَلُواْ مِنۡ حَيۡثُ أَمَرَهُمۡ أَبُوهُم مَّا كَانَ ﴿ "masuk menurut yang diperintahkan ayah mereka, maka itu" yaitu cara yang mereka tempuh itu, ﴾ يُغۡنِي عَنۡهُم مِّنَ ٱللَّهِ مِن شَيۡءٍ إِلَّا حَاجَةٗ فِي نَفۡسِ يَعۡقُوبَ قَضَىٰهَاۚ ﴿ "tiadalah melepaskan mereka sedikit pun dari takdir Allah, akan tetapi itu hanya suatu keinginan pada diri Ya'qub yang telah dite-tapkannya", itu merupakan dorongan rasa sayang dan cinta kepada anak-anaknya. Dengan itu, telah tercapai unsur ketentraman hati padanya dan menuntaskan apa yang ada di pikiran beliau. Pesan tersebut bukan karena kedangkalan ilmu beliau. Karena, beliau adalah salah seorang rasul yang mulia, dan orang alim yang rabbani. Karena itu, Allah berbicara tentang beliau, ﴾ وَإِنَّهُۥ لَذُو عِلۡمٖ ﴿ "Dan sesung-guhnya dia mempunyai pengetahuan", maksudnya benar-benar me-miliki ilmu yang agung ﴾ لِّمَا عَلَّمۡنَٰهُ ﴿ "karena Kami telah mengajarkan kepadanya", karena Kami mengajarkan ilmu kepadanya, bukan atas daya dan kekuatannya sendiri sehingga berhasil mengetahuinya. Akan tetapi, dengan karunia dan pengajaran Allah (baginya) ﴾ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ ﴿ "akan tetapi, kebanyakan manusia tiada mengetahui", muara-muara permasalahan dan urusan-urusan yang pelik. Demi-kian juga para ahli ilmu, di antara mereka samar terhadap berbagai ilmu, hukum, dan pelengkapnya.