Yusuf
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
رَبِّ قَدْ ءَاتَيْتَنِى مِنَ ٱلْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِى مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ ۚ فَاطِرَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَنتَ وَلِىِّۦ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّـٰلِحِينَ 101
(101) Tatkala Allah menyempurnakan karuniaNya bagi Yusuf berupa pengendalian kekuasaan di bumi, dan sebagian kera-jaan serta menentramkan pandangan matanya dengan berkumpul bersama kedua orang tuanya dan para saudaranya dan setelah per-olehan ilmu agung yang Allah berikan kepadanya, maka dia ber-kata untuk mengakui nikmat Allah sebagai bentuk kesyukuran dan ajakan agar tetap istiqamah di atas Islam, ﴾ رَبِّ قَدۡ ءَاتَيۡتَنِي مِنَ ٱلۡمُلۡكِ ﴿ "Ya Rabbku, Sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku seba-gian kerajaan", lantaran dia memegang kendali dan pengaturan per-bendaharaan bumi (Mesir), serta menjadi menteri besar bagi raja ﴾ وَعَلَّمۡتَنِي مِن تَأۡوِيلِ ٱلۡأَحَادِيثِۚ ﴿ "dan Engkau telah mengajarkan kepadaku sebagian ta'bir mimpi", berupa penakwilan makna kisah-kisah yang ada di kitab-kitab yang diturunkan (oleh Allah) dan penakwilan mimpi dan ilmu lainnya. ﴾ فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ أَنتَ وَلِيِّۦ فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِۖ تَوَفَّنِي مُسۡلِمٗا ﴿ "(Ya Rabb) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam", maksudnya lestarikan akidah Islam pada diriku dan teguhkanlah hatiku di atasnya hingga Engkau mewafatkanku dalam keadaan berpegang teguh padanya. Permohonan ini bukanlah doa permintaan agar kematian dipercepat untuknya ﴾ وَأَلۡحِقۡنِي بِٱلصَّٰلِحِينَ ﴿ "dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang shalih", dari kalangan para nabi yang berbakti kepadaMu dan orang-orang yang terbaik lagi terpilih.