Hud
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَلَآ أَقُولُ لَكُمْ عِندِى خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَلَآ أَعْلَمُ ٱلْغَيْبَ وَلَآ أَقُولُ إِنِّى مَلَكٌ وَلَآ أَقُولُ لِلَّذِينَ تَزْدَرِىٓ أَعْيُنُكُمْ لَن يُؤْتِيَهُمُ ٱللَّهُ خَيْرًا ۖ ٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا فِىٓ أَنفُسِهِمْ ۖ إِنِّىٓ إِذًا لَّمِنَ ٱلظَّـٰلِمِينَ 31
(31) ﴾ وَلَآ أَقُولُ لَكُمۡ عِندِي خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَلَآ أَعۡلَمُ ٱلۡغَيۡبَ وَلَآ أَقُولُ إِنِّي مَلَكٞ ﴿ "Dan aku ti-dak mengatakan kepada kamu (bahwa), 'aku mempunyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, 'Sesungguhnya aku adalah malaikat'." Aku hanyalah seorang Rasul Allah kepadamu, aku memberimu berita gembira dan peringatan, selain itu aku tidak sedikitpun mempunyai wewenang. Kekayaan Allah tidak ada padaku sehingga aku bisa mengaturnya dan memberikannya kepada orang yang aku kehen-daki, dan menghalanginya dari orang yang aku kehendaki. ﴾ وَلَآ أَعۡلَمُ ٱلۡغَيۡبَ ﴿ "Dan aku tiada mengetahui yang ghaib", sehingga aku bisa me-ngabarkan rahasiamu dan batinmu. ﴾ وَلَآ أَقُولُ إِنِّي مَلَكٞ ﴿ "Dan tidak (pula) aku mengatakan, 'Sesungguhnya aku adalah malaikat'." Maknanya adalah aku tidak mengklaim tingkatan di atas tingkatanku, tidak pula posisi melainkan posisi di mana Allah mendudukkanku pada-nya, tidak pula aku menghukum manusia berdasarkan dugaanku. Aku tidak ﴾ أَقُولُ لِلَّذِينَ تَزۡدَرِيٓ أَعۡيُنُكُمۡ ﴿ "mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu", yakni orang-orang Mukmin yang lemah yang diremehkan oleh para pembesar orang-orang kafir. ﴾ لَن يُؤۡتِيَهُمُ ٱللَّهُ خَيۡرًاۖ ٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا فِيٓ أَنفُسِهِمۡ ﴿ "Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka, Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka." Jika mereka benar dalam urusan iman mereka, maka me-reka mendapatkan banyak kebaikan, jika tidak demikian, maka hisab mereka menjadi tanggung jawab Allah. ﴾ إِنِّيٓ إِذٗا ﴿ "Sesungguh-nya aku kalau begitu", jika aku mengatakan sesuatu dari yang di atas ﴾ لَّمِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim." Ini adalah pemutus asaan dari Nuh kepada kaumnya untuk mengusir orang-orang Mukmin yang miskin atau membenci mereka sekaligus meyakinkan kaumnya dengan cara-cara yang meyakinkan bagi orang yang berpikir obyektif. 9