Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yunus
Sourate 10

Yunus

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 39

بَلْ كَذَّبُوا۟ بِمَا لَمْ يُحِيطُوا۟ بِعِلْمِهِۦ وَلَمَّا يَأْتِهِمْ تَأْوِيلُهُۥ ۚ كَذَٰلِكَ كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَٱنظُرْ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلظَّـٰلِمِينَ 39

(39) Yang membuat mereka mendustakan al-Qur`an yang mengandung kebenaran yang tiada kebenaran di atasnya adalah bahwa mereka belum mengetahui dengan sempurna. Seandainya mereka mengetahuinya dengan sempurna dan memahaminya dengan baik niscaya mereka akan membenarkannya. Begitu pula sampai sekarang penjelasannya belum datang kepada mereka di mana Allah menjanjikan akan menurunkan azabNya dan menimpa-kan siksaNya kepada mereka, pendustaan yang keluar dari mereka ini sama dengan pendustaan orang-orang yang sebelum mereka. Oleh karena itu, Dia berfirman,﴾ كَذَٰلِكَ كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۖ فَٱنظُرۡ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Demikianlah orang-orang yang sebelum mereka telah mendus-takan (rasul). Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang zhalim itu." Yaitu kebinasaan yang tak menyisakan seorang pun dari mereka, hendaklah mereka mewaspadai jika mereka terus menerus mendustakannya yang akibatnya adalah turunnya azab kepada mereka seperti yang telah turun kepada orang-orang yang mendus-takan sebelum mereka. Ini mengandung dalil atas anjuran berhati-hati dalam setiap perkara, bahwa setiap orang jangan menerima atau menolak sesuatu sebelum mengetahuinya dengan baik.