Al-Anfaal
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّمَن فِىٓ أَيْدِيكُم مِّنَ ٱلْأَسْرَىٰٓ إِن يَعْلَمِ ٱللَّهُ فِى قُلُوبِكُمْ خَيْرًا يُؤْتِكُمْ خَيْرًا مِّمَّآ أُخِذَ مِنكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ۷۰
(70) Ayat ini turun terkait dengan tawanan perang Badar[82], yang salah satunya adalah al-Abbas, paman Nabi ﷺ, ketika dia di-minta uang tebusan, dia menyatakan bahwa dia telah masuk Islam sebelumnya, tetapi mereka tetap mengambil tebusan darinya. Maka Allah تعالى menurunkan ayat ini untuk menenangkan pikirannya dan orang-orang yang sepertinya. ﴾ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ قُل لِّمَن فِيٓ أَيۡدِيكُم مِّنَ ٱلۡأَسۡرَىٰٓ إِن يَعۡلَمِ ٱللَّهُ فِي قُلُوبِكُمۡ خَيۡرٗا يُؤۡتِكُمۡ خَيۡرٗا مِّمَّآ أُخِذَ مِنكُمۡ ﴿ "Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-ta-wanan yang ada di tanganmu, 'Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik daripada apa yang telah diambil darimu'," berupa harta, yaitu dengan memu-dahkan untukmu banyak kebaikan yang lebih baik daripada apa yang diambil darimu dari karunianya. ﴾ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡۚ ﴿ "Dan Dia akan mengampuni kamu," yakni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam Surga. ﴾ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ﴿ "Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Allah telah membuktikan janjiNya untuk al-Abbas dan selainnya, maka setelah itu dia mendapatkan harta yang banyak, sampai suatu kali Nabi ﷺ mendapatkan harta yang melimpah, lalu Abbas datang kepada beliau, maka beliau memintanya mengambil dari harta itu dengan lembaran pakaiannya yang mampu dia ang-kut, dia pun mengambil darinya apa yang hampir-hampir dia tidak dapat mengangkutnya.[83]