Al-Jinn
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
لِّيَعْلَمَ أَن قَدْ أَبْلَغُوا۟ رِسَـٰلَـٰتِ رَبِّهِمْ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيْهِمْ وَأَحْصَىٰ كُلَّ شَىْءٍ عَدَدًۢا ۲۸
(28) ﴾ لِّيَعۡلَمَ ﴿ "Supaya Dia mengetahui" dengan hal itu, ﴾ أَن قَدۡ أَبۡلَغُواْ رِسَٰلَٰتِ رَبِّهِمۡ ﴿ "bahwa rasul-rasul itu sungguh telah menyampaikan risalah-risalah Rabbnya," dengan menjadikan sebab-sebab pada mereka, ﴾ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيۡهِمۡ ﴿ "sedang (sebenarnya) ilmuNya meliputi apa yang ada pada mereka," yakni apa saja yang ada pada mereka dan apa pun yang mereka rahasiakan dan tampakkan, ﴾ وَأَحۡصَىٰ كُلَّ شَيۡءٍ عَدَدَۢا ﴿ "dan Dia meng-hitung segala sesuatu satu-persatu."
Dalam surat ini terdapat beberapa faidah: Pertama: Keberadaan jin dan mereka adalah makhluk mu-kallaf yang juga diperintah dan dilarang, serta akan diberi balasan atas perbuatan mereka sebagaimana disebutkan secara jelas dalam surat ini dan surat lain. Kedua: Rasulullah a juga diutus kepada bangsa jin sebagai-mana beliau juga diutus kepada manusia. Allah سبحانه وتعالى mengalihkan segolongan jin untuk mendengarkan wahyu yang disampaikan padanya dan agar mereka menyampaikannya pada kaum mereka. Ketiga: Kecerdasan jin serta kemampuan mereka mengetahui kebenaran, dan bahwa yang mendorong mereka untuk beriman adalah petunjuk al-Qur`an dan etika baik dalam berbicara yang mereka wujudkan. Keempat: Perhatian Allah سبحانه وتعالى terhadap RasulNya a dan penjagaanNya atas wahyu yang dibawa. Ketika berita kenabian Rasulullah a dimulai, langit dijaga oleh bintang-bintang, para setan lari dari tempat mereka dan terhalang untuk mengintai. Dengan al-Qur`an, Allah سبحانه وتعالى merahmati penduduk bumi dengan rahmat yang tidak terkira dan Allah سبحانه وتعالى menghendaki petunjuk pada mereka. Allah سبحانه وتعالى hendak menampakkan sebagian dari AgamaNya, syariat dan ma'rifat tentangNya yang dapat menggelorakan hati, yang membuat orang-orang berakal gembira, dan syiar-syiar Islam nam-pak dan para penyembah patung serta berhala terpuruk. Kelima: Begitu semangatnya para jin untuk mendengarkan al-Qur`an dari Rasulullah a serta berkerumunnya mereka untuk itu. Keenam: Surat ini mencakup perintah bertauhid, larangan menyekutukan Allah سبحانه وتعالى, penjelasan tentang kondisi makhluk, tidak seorang pun berhak disembah sekecil apa pun, karena Rasulullah Muhammad a sendiri tidak kuasa untuk menolong dan memba-hayakan seorang pun, bahkan tidak kuasa atas dirinya sendiri, se-hingga dapat diketahui bahwa seluruh manusia juga sama. Adalah salah dan zhalim menjadikan orang yang sifatnya seperti ini seba-gai sembahan-sembahan lain. Ketujuh: Pengetahuan-pengetahuan ghaib hanya diketahui Allah سبحانه وتعالى semata. Tidak ada seorang pun yang mengetahuinya kecuali orang yang diridhai dan dikhususkan untuk mengetahui sebagian darinya.
Selesai tafsir Surat al-Jin. Segala puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam.