پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-A'raaf
سورهٔ ۷

Al-A'raaf

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۱۴۸

وَٱتَّخَذَ قَوْمُ مُوسَىٰ مِنۢ بَعْدِهِۦ مِنْ حُلِيِّهِمْ عِجْلًا جَسَدًا لَّهُۥ خُوَارٌ ۚ أَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّهُۥ لَا يُكَلِّمُهُمْ وَلَا يَهْدِيهِمْ سَبِيلًا ۘ ٱتَّخَذُوهُ وَكَانُوا۟ ظَـٰلِمِينَ ۱۴۸

(148) ﴾ وَٱتَّخَذَ قَوۡمُ مُوسَىٰ مِنۢ بَعۡدِهِۦ مِنۡ حُلِيِّهِمۡ عِجۡلٗا جَسَدٗا ﴿ "Dan kaum Musa, setelah kepergian Musa ke gunung Thur membuat dari perhiasan-perhiasan (emas) mereka anak lembu yang bertubuh", yang dibuat oleh Samiri dan dia masukkan bekas jejak Rasul ke dalamnya, maka ia ﴾ لَّهُۥ خُوَارٌۚ ﴿ "bersuara." Maka mereka pun menyembahnya dan menjadikannya sebagai tuhan. Samiri berkata "Ini adalah tuhanmu dan tuhan Musa. Musa lupa sehingga dia pergi untuk mencarinya." Ini adalah ke-bodohan mereka dan minimnya ilmu mereka. Bagaimana mereka tidak bisa membedakan antara Tuhan langit dan bumi dengan anak sapi makhluk yang paling hina? Oleh karena itu Allah menjelaskan bahwa ia tidak memiliki sifat-sifat dzat dan perbuatan yang me-nunjukkan bahwa ia adalah tuhan. ﴾ أَلَمۡ يَرَوۡاْ أَنَّهُۥ لَا يُكَلِّمُهُمۡ ﴿ "Apakah mereka tidak mengetahui bahwa anak lembu itu tidak dapat berbicara dengan mereka." Bisu adalah kekurangan yang nyata. Mereka sendiri lebih baik keadaannya daripada hewan atau benda mati yang tidak ber-bicara, ﴾ وَلَا يَهۡدِيهِمۡ سَبِيلًاۘ ﴿ "dan tidak dapat (pula) menunjukkan jalan kepada mereka?" Yakni ia tidak dapat menunjukkan mereka jalan agama dan tidak dapat menghasilkan kebaikan dunia untuk mereka, kare-na sudah diketahui oleh akal bahwa menyembah tuhan yang tidak bisa bicara, tidak bisa memberi manfaat maupun mudarat termasuk kebatilan yang paling batil dan kedunguan yang paling dungu. ﴾ ٱتَّخَذُوهُ وَكَانُواْ ظَٰلِمِينَ ﴿ "Mereka menjadikannya (sebagai sesembahan) dan mereka adalah orang-orang yang zhalim." Di mana mereka meletak-kan ibadah tidak pada tempatnya dan menyekutukan Allah tanpa bukti dalil dariNya. Dalam ayat ini terdapat petunjuk bahwa siapa yang mengingkari Kalamullah berarti mengingkari kekhususan uluhiyah Allah تعالى, karena Allah menyebutkan bahwa ketidakmam-puan berbicara adalah dalil ketidaklayakannya untuk dijadikan sebagai tuhan.