پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-A'raaf
سورهٔ ۷

Al-A'raaf

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۱۰۰

أَوَلَمْ يَهْدِ لِلَّذِينَ يَرِثُونَ ٱلْأَرْضَ مِنۢ بَعْدِ أَهْلِهَآ أَن لَّوْ نَشَآءُ أَصَبْنَـٰهُم بِذُنُوبِهِمْ ۚ وَنَطْبَعُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ ۱۰۰

(100) Allah تعالى berfirman dalam rangka memberi peringa-tan kepada umat-umat yang tersisa[71] setelah binasanya umat-umat yang tersisa,[72] ﴾ أَوَلَمۡ يَهۡدِ لِلَّذِينَ يَرِثُونَ ٱلۡأَرۡضَ مِنۢ بَعۡدِ أَهۡلِهَآ أَن لَّوۡ نَشَآءُ أَصَبۡنَٰهُم بِذُنُوبِهِمۡۚ ﴿ "Dan apakah belum jelas bagi orang-orang yang mewarisi suatu negeri sesudah (lenyap) penduduknya, bahwa kalau Kami menghendaki tentu kami azab mereka karena dosa-dosanya." Yakni, apakah belum jelas dan terang bagi umat-umat yang mewarisi bumi setelah dibinasakannya umat-umat sebelum mereka karena dosa-dosanya kemudian mereka me-lakukan apa yang dilakukan oleh umat yang dibinasakan itu. Apa-kah mereka tidak menyadari jika Allah menghendaki niscaya Dia menimpakan azabNya kepada mereka disebabkan dosa-dosa me-reka, karena ini adalah sunnahNya yang berlalu pada orang-orang terdahulu dan orang-orang yang berikutnya. FirmanNya, ﴾ وَنَطۡبَعُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ فَهُمۡ لَا يَسۡمَعُونَ ﴿ "Dan Kami kunci mati hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar (pelajaran lagi)?" Yakni, jika Allah telah mem-peringatkan mereka akan tetapi mereka tidak kunjung menyadari, Dia mengingatkan mereka tetapi mereka tidak mau ingat, Dia mem-beri petunjuk kepada kebenaran melalui ayat-ayat dan pelajaran-pelajaran tetapi mereka tidak juga beriman, maka Allah menghu-kum mereka dan mengunci hati mereka yang akhirnya dikotori oleh noda dan karat, sampai hatinya terstempel (tertutupi), sehingga tidak ada kebenaran dan kebaikan yang dapat sampai kepadanya, dan mereka tidak mendengar apa yang berguna bagi mereka, me-reka hanya mendengar apa yang dengannya hujjah menjadi tegak atas mereka.