Al-Haaqqa
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
فَهُوَ فِى عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ ۲۱ فِى جَنَّةٍ عَالِيَةٍ ۲۲ قُطُوفُهَا دَانِيَةٌ ۲۳ كُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ هَنِيٓـًٔۢا بِمَآ أَسْلَفْتُمْ فِى ٱلْأَيَّامِ ٱلْخَالِيَةِ ۲۴
(21-24) ﴾ فَهُوَ فِي عِيشَةٖ رَّاضِيَةٖ ﴿ "Maka orang itu berada dalam kehi-dupan yang diridhai," maksudnya mencakup seluruh hal yang di-inginkan jiwa dan dipandang nikmat oleh mata. Mereka rela men-dapatkannya dan tidak memilih yang lain. ﴾ فِي جَنَّةٍ عَالِيَةٖ ﴿ "Dalam surga yang tinggi," yakni, istana-istana yang tinggi tempatnya. ﴾ قُطُوفُهَا دَانِيَةٞ ﴿ "Buah-buahannya dekat," maksudnya, buah dan tamannya de-ngan berbagai jenisnya dekat dan mudah dipetik oleh penghuninya, baik dengan berdiri, duduk, maupun bertelekan. Dikatakan kepada mereka sebagai suatu penghormatan, ﴾ كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ ﴿ "Makan dan minum-lah," dari berbagai jenis makanan nikmat dan minuman yang lezat, ﴾ هَنِيٓـَٔۢا ﴿ "dengan penuh nikmat," yakni, dengan sempurna tanpa ter-kotori dan tanpa lelah mengunyah. Balasan itu mereka dapatkan ﴾ بِمَآ أَسۡلَفۡتُمۡ فِي ٱلۡأَيَّامِ ٱلۡخَالِيَةِ ﴿ "disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu," yaitu amal-amal shalih seperti shalat, puasa, sedekah, haji, berbuat baik terhadap sesama, dzikir mengingat Allah سبحانه وتعالى, bertaubat padaNya dan amalan-amalan lain yang men-jadi sebab masuk surga, menjadi unsur kenikmatan dan pangkal kebahagiaannya dan meninggalkan amal-amal yang buruk.