Al-Qamar
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَلَقَد تَّرَكْنَـٰهَآ ءَايَةً فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ ۱۵
(15) ﴾ وَلَقَد تَّرَكۡنَٰهَآ ءَايَةٗ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ ﴿ "Dan sungguh telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?" Artinya, Kami jadikan kisah Nabi Nuh عليه السلام dan kaum-nya sebagai tanda-tanda kebesaran yang bisa dijadikan pelajaran. Siapa saja yang durhaka serta menentang para rasul pasti akan dibinasakan oleh Allah سبحانه وتعالى dengan siksaan yang keras. Atau kata ganti dalam ayat ini kembali pada perahu dan sejenisnya. Asal mula pembuatannya adalah pengajaran dari Allah سبحانه وتعالى untuk Rasul-Nya Nuh عليه السلام, kemudian Allah سبحانه وتعالى mengabadikan perahu itu tetap ada di antara manusia, agar hal itu menunjukkan rahmat dan per-tolonganNya terhadap makhlukNya serta sempurnanya Kuasa Allah سبحانه وتعالى dan indahnya ciptaanNya. ﴾ فَهَلۡ مِن مُّدَّكِرٖ ﴿ "Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?" Artinya adakah orang yang mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى dengan menggunakan akal dan pikirannya ketika tanda-tanda kebesaran itu datang padanya di mana tanda-tanda kebesaran itu berada di atas puncak kejelasan dan kemu-dahan?