Adh-Dhaariyat
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ذُو ٱلْقُوَّةِ ٱلْمَتِينُ ۵۸
(58) Karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ﴿ "Se-sungguhnya Allah, Dia-lah Maha Pemberi rizki," artinya, banyak rizki-Nya yang tidak ada satu pun binatang di muka bumi dan tidak pula yang ada di langit kecuali rizkinya menjadi tanggungan Allah سبحانه وتعالى. Dia-lah yang memberi rizki serta mengetahui tempat diamnya dan tempat penyimpanannya, ﴾ ذُو ٱلۡقُوَّةِ ٱلۡمَتِينُ ﴿ "Yang Mempunyai Ke-kuatan lagi Sangat Kokoh." Artinya, Dia-lah Pemilik kekuatan dan kemampuan secara keseluruhan, yang dengannya Allah سبحانه وتعالى men-ciptakan planet-planet besar, baik yang ada di bawah maupun yang ada di atas. Dengan kekuatan dan kemampuanNya Allah سبحانه وتعالى mengatur semua hal, baik yang lahir maupun yang batin. Kehen-dakNya berlaku pada seluruh manusia. Apa saja yang dikehendaki Allah سبحانه وتعالى, pasti terjadi dan yang tidak dikehendaki, tidak akan ter-jadi. Orang yang lari dariNya tidak akan melemahkanNya. Tidak ada yang bisa keluar dari kekuasaanNya. Dan di antara kekuatanNya, Allah سبحانه وتعالى menyampaikan rizki kepada seluruh alam, dan di antara KuasaNya, Allah سبحانه وتعالى mampu membangkitkan orang-orang yang sudah mati yang sudah hancur lebur, meski telah dihempaskan oleh angin, ditelan oleh burung-burung dan binatang buas lain, meski telah tercerai berai dan terkoyak-koyak pada kedalaman bumi dan gelombang laut. Tidak seorang pun yang bisa luput dari Allah سبحانه وتعالى, Allah سبحانه وتعالى mengetahui bagian manusia yang ditelan bumi. Mahasuci Allah Yang Mahakuat dan Mahakokoh.