پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Maaida
سورهٔ ۵

Al-Maaida

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۲۰

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِۦ يَـٰقَوْمِ ٱذْكُرُوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَعَلَ فِيكُمْ أَنۢبِيَآءَ وَجَعَلَكُم مُّلُوكًا وَءَاتَىٰكُم مَّا لَمْ يُؤْتِ أَحَدًا مِّنَ ٱلْعَـٰلَمِينَ ۲۰

(20) Manakala Allah memberikan nikmatNya kepada Musa dan kaumnya dengan selamatnya mereka dari Fir'aun dan bala tentaranya dari perbudakan dan penindasannya, maka mereka pulang kembali ke negeri dan tempat tinggal mereka, yaitu Baitul Maqdis dan sekitarnya, mereka telah hampir sampai di Baitul Maqdis. Dan Allah telah mewajibkan kepada mereka berjihad me-lawan musuh mereka untuk mengusirnya dari negeri mereka, maka Musa menasihati dan mengingatkan mereka agar melakukan jihad. Maka Musa berkata, ﴾ ٱذۡكُرُواْ نِعۡمَةَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ ﴿ "Ingatlah nikmat Allah atasmu," dengan hati dan lisanmu, karena mengingatnya akan me-micu kecintaan kepadaNya dan mendorong kepada ibadah; ﴾ إِذۡ جَعَلَ فِيكُمۡ أَنۢبِيَآءَ ﴿ "ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antaramu," di mana mereka menyeru kalian kepada hidayah, memperingatkanmu dari kesesatan, mendorongmu kepada kebahagiaan abadi, dan meng-ajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. ﴾ وَجَعَلَكُم مُّلُوكٗا ﴿ "Dan dijadikanNya kamu orang-orang merdeka," yang memiliki (hak dan kendali) sendiri yang mana perbudakan dari musuhmu terha-dapmu telah terhapus sehingga kamu sendiri yang mengurusi per-karamu, dan kamu mampu menegakkan agamamu. ﴾ وَءَاتَىٰكُم ﴿ "Dia memberimu" nikmat-nikmat dunia dan agama, ﴾ مَّا لَمۡ يُؤۡتِ أَحَدٗا مِّنَ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "apa yang belum pernah diberikan kepada seorang pun di antara umat-umat yang lain." Mereka pada masa itu adalah manusia terbaik dan termulia di Mata Allah. Allah telah melim-pahkan nikmat-nikmatNya yang tidak dilimpahkan kepada selain mereka. Allah mengangkat mereka dengan nikmat-nikmatNya, yaitu nikmat agama dan nikmat dunia yang mendorong kepada kekokohan iman dan keteguhan hati serta keberanian dalam ber-jihad.