Al-Maaida
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَلَقَدْ أَخَذَ ٱللَّهُ مِيثَـٰقَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ ٱثْنَىْ عَشَرَ نَقِيبًا ۖ وَقَالَ ٱللَّهُ إِنِّى مَعَكُمْ ۖ لَئِنْ أَقَمْتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَيْتُمُ ٱلزَّكَوٰةَ وَءَامَنتُم بِرُسُلِى وَعَزَّرْتُمُوهُمْ وَأَقْرَضْتُمُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا لَّأُكَفِّرَنَّ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَلَأُدْخِلَنَّكُمْ جَنَّـٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ۚ فَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ مِنكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَآءَ ٱلسَّبِيلِ ۱۲
(12) Allah تعالى memberitakan bahwa Dia telah mengambil perjanjian yang berat dan tegas atas Bani Israil, dan Dia menyebut-kan kriteria perjanjian itu dan pahala mereka jika mereka melaksa-nakannya dan dosa mereka jika mereka tidak melaksanakannya. Kemudian Allah menyatakan bahwa mereka tidak melakukannya, sekaligus menyebutkan dengan apa Dia menghukum mereka. FirmanNya, ﴾ وَلَقَدۡ أَخَذَ ٱللَّهُ مِيثَٰقَ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ﴿ "Dan sungguh Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil," yakni, perjanjian mereka yang berat lagi tegas. ﴾ وَبَعَثۡنَا مِنۡهُمُ ٱثۡنَيۡ عَشَرَ نَقِيبٗاۖ ﴿ "Dan telah Kami angkat di antara mereka dua belas orang pemimpin," maksudnya, kepala dan pembesar bagi yang lainnya agar dia berfungsi sebagai pengawas, dan pendorong mereka untuk menunaikan apa yang diperintahkan kepada mereka, dan sebagai penyeru yang mengajak mereka. Allah berfirman kepada para pemimpin yang memikul tugas dan tanggung jawab, ﴾ إِنِّي مَعَكُمۡۖ ﴿ "Sesungguhnya Aku beserta kamu," yaitu dengan bantuan dan pertolongan, karena pertolongan tergan-tung kepada beratnya beban. Kemudian Allah menyebutkan perjanjianNya kepada mereka, dengan FirmanNya, ﴾ لَئِنۡ أَقَمۡتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ ﴿ "Sesungguhnya jika kamu men-dirikan shalat," secara lahir dan batin, dengan melakukan apa yang lazim dan semestinya dilakukan secara terus-menerus, ﴾ وَءَاتَيۡتُمُ ٱلزَّكَوٰةَ ﴿ "dan menunaikan zakat," (dengan memberikannya) kepada orang-orang yang berhak menerimanya. ﴾ وَءَامَنتُم بِرُسُلِي ﴿ "Serta beriman kepada Rasul-rasulKu," seluruh-nya di mana yang paling utama dan paling sempurna di antara mereka adalah Muhammad ﷺ. ﴾ وَعَزَّرۡتُمُوهُمۡ ﴿ "Dan kamu membantu mereka," artinya, kalian mengagungkan, menghormati, dan menaati mereka sebagaimana mestinya. ﴾ وَأَقۡرَضۡتُمُ ٱللَّهَ قَرۡضًا حَسَنٗا ﴿ "Dan kamu pinjamkan kepada Allah pin-jaman yang baik," yaitu, sedekah dan berbuat baik yang bersumber dari kejujuran, keikhlasan, dan hasil usaha yang baik. Jika kalian melakukan itu, maka ﴾ لَّأُكَفِّرَنَّ عَنكُمۡ سَيِّـَٔاتِكُمۡ وَلَأُدۡخِلَنَّكُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُۚ ﴿ "sesungguhnya Aku akan menghapus dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai." Allah mengumpulkan untuk mereka (dua hal): Me-raih apa yang dicintai yaitu surga dengan kenikmatan di dalamnya dengan ditolaknya sesuatu yang tidak diinginkan dengan dilebur-kannya dosa-dosa dan diangkatnya hukuman yang merupakan akibat darinya. ﴾ فَمَن كَفَرَ بَعۡدَ ذَٰلِكَ ﴿ "Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu," yaitu sesudah perjanjian yang ditegaskan dengan sumpah dan kewajiban-kewajiban yang diiringi dengan dorongan dengan menyebutkan pahalanya, ﴾ فَقَدۡ ضَلَّ سَوَآءَ ٱلسَّبِيلِ ﴿ "maka sesung-guhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus." Maksudnya, tersesat dengan sengaja dan tahu, maka dia berhak mendapatkan hukuman dan tidak mendapatkan pahala yang mana hal itu memang berhak diraih oleh orang-orang yang sesat.