پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
سورهٔ ۴۰

Al-Ghaafir

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۸۳

فَلَمَّا جَآءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَرِحُوا۟ بِمَا عِندَهُم مِّنَ ٱلْعِلْمِ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ ۸۳

(83) Allah menyebutkan kejahatan besar mereka, seraya berfirman, ﴾ فَلَمَّا جَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ ﴿ "Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa keterangan-keterangan," seperti kitab-kitab ilahi dan mukjizat-mukjizat hebat, ilmu yang berman-faat yang membedakan antara hidayah dengan kesesatan, yang haq dengan yang batil, ﴾ فَرِحُواْ بِمَا عِندَهُم مِّنَ ٱلۡعِلۡمِ ﴿ "mereka (justru) merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka" yang berlawanan dengan agama para rasul itu. Padahal sudah dimaklumi bahwa kesenangan mereka menunjukkan kepada betapa sangat rela dan berpegang teguhnya mereka kepadanya, dan betapa mereka me-nentang kebenaran yang dibawa oleh para rasul itu, serta menjadi-kan kebatilan mereka sebagai kebenaran. Ini umum, mencakup semua ilmu yang digunakan untuk menentang ajaran yang dibawa oleh para rasul. Dan yang paling berhak masuk ke dalam kategori ini adalah ilmu filsafat dan mantiq Yunani yang dengannya banyak sekali ayat-ayat al-Qur`an yang ditolak, dan menyepelekan kedudukannya di dalam hati, dan men-jadikan dalil-dalilnya yang pasti lagi meyakinkan itu sebagai dalil-dalil lafzhi belaka, tidak menginformasikan keyakinan sedikitpun. Dan akal orang-orang dungu lagi sesat pun lebih diutamakan atas ayat-ayat al-Qur`an. Ini merupakan tindakan kekufuran terbesar terhadap ayat-ayat Allah, perlawanan, dan pembatalan terhadap-nya. Hanya kepada Allah-lah kita memohon pertolongan.﴾ وَحَاقَ بِهِم ﴿ "Dan mereka dikepung" mereka dilanda oleh azab yang dahulu mereka perolok-olokkan.