پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
سورهٔ ۴۰

Al-Ghaafir

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۴۴

فَسَتَذْكُرُونَ مَآ أَقُولُ لَكُمْ ۚ وَأُفَوِّضُ أَمْرِىٓ إِلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَصِيرٌۢ بِٱلْعِبَادِ ۴۴

(44) Setelah ia menasihati mereka, mengingatkan dan me-wanti-wanti mereka, namun mereka tetap tidak mematuhinya dan tidak pula mereka menyetujuinya, maka ia berkata kepada mereka ﴾ فَسَتَذۡكُرُونَ مَآ أَقُولُ لَكُمۡۚ ﴿ "Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kuka-takan kepadamu" dari nasihat ini, dan kalian melihat akibat buruk dari tidak menerima nasihatku ini pada saat siksa menimpa kalian nanti dan saat kalian tidak diberi limpahan pahala.﴾ وَأُفَوِّضُ أَمۡرِيٓ إِلَى ٱللَّهِۚ ﴿ "Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah." Maksudnya, aku bersandar kepada Allah, berlindung kepadaNya dan aku serahkan semua urusanku semuanya ke hadiratNya, dan aku bertawakal kepadaNya dalam segala maslahatku dan dalam mencegah bahaya yang akan menimpaku dari kalian, atau dari orang lain selain kalian. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya." Dia mengetahui keadaan dan perihal kalian dan apa yang berhak kalian peroleh. Dia mengetahui keadaanku dan ketidakberdayaanku, lalu Dia akan melindungiku dari kalian dan memeliharaku dari kejahatan kalian; dan Dia mengetahui keadaan kalian. Oleh karena itu kalian tidak akan berbuat melainkan atas kehendak dan kemauanNya. Jika Dia menjadikan kalian mengua-saiku, maka itu berdasarkan hikmah (kebijaksanaan)Nya, dan ber-dasarkan kehendak dan kemauanNya semua itu terjadi.