Saba
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَقْذِفُ بِٱلْحَقِّ عَلَّـٰمُ ٱلْغُيُوبِ ۴۸
(48) Setelah Allah menjelaskan argumen-argumen yang membuktikan kebenaran al-haq dan kepalsuan kebatilan, maka Allah سبحانه وتعالى mengabarkan bahwa yang demikian ini adalah sunnahNya dan kebiasaanNya, yaitu memenangkan yang haq atas yang batil, lalu mengenyahkannya, hingga kebatilan binasa. Sebab Allah سبحانه وتعالى menjelaskan yang haq di dalam tema ini agar Dia menggunakan-nya untuk membantah perkataan-perkataan orang-orang yang mendustakan, hingga bisa dijadikan ibrah (pelajaran) bagi orang-orang yang mengambil pelajaran dan ayat (tanda) bagi orang-orang yang merenungkan. Sesungguhnya Anda bisa melihat bagaimana perkataan-perkataan orang-orang yang mendustakan itu menjadi redup (tumbang, binasa), kedustaan dan sikap keras kepala mereka terungkap, sedangkan yang haq menjadi nampak dan berkilau, dan kebatilan menjadi batal dan padam. Semua itu disebabkan penjelasan dari ﴾ عَلَّٰمُ ٱلۡغُيُوبِ ﴿ "Dzat Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib" yang mengetahui segala sesuatu yang tersimpan di dalam hati, berupa bisikan-bisikan buruk dan syubhat; dan Mengetahui lawannya dan menolaknya dengan hujjah, lalu Dia mengajarkan kepada hamba-hambaNya dan menjelaskannya kepada mereka.