پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Luqman
سورهٔ ۳۱

Luqman

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۲۳

وَمَن كَفَرَ فَلَا يَحْزُنكَ كُفْرُهُۥٓ ۚ إِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ فَنُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ ۲۳

(23) ﴾ وَمَن كَفَرَ فَلَا يَحۡزُنكَ كُفۡرُهُۥٓۚ ﴿ "Dan barangsiapa yang kafir, maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu," sebab kamu telah melak-sanakan kewajibanmu untuk berdakwah dan menyampaikan. Maka apabila dia tidak juga berpegang kepada petunjuk, maka sungguh pahala untukmu sudah pasti dari Allah, dan sudah tidak ada lagi tempat untuk bersedih atas sikapnya yang tidak mau menerima hidayah, karena seandainya pada orang itu ada kebaikannya, tentu Allah telah memberinya petunjuk. Dan jangan pula kamu bersedih atas kelancangan mereka memusuhimu dan melawanmu dengan perang dan terus pada kesesatan dan kekafiran mereka, dan jangan pula kamu merasa gelisah atas mereka karena mereka belum segera ditimpa azab, sesungguhnya ﴾ إِلَيۡنَا مَرۡجِعُهُمۡ فَنُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوٓاْۚ ﴿ "hanya kepada Kami-lah mereka kembali, lalu Kami beritakan kepada mereka amal yang telah mereka kerjakan," yaitu berupa tindakan mereka kufur, memu-suhi dan upaya mereka untuk memadamkan cahaya Allah dan menyakiti para RasulNya, sesungguhnya Dia ﴾ عَلِيمُۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ ﴿ "Maha Mengetahui segala isi hati," yang tidak diperbincangkan oleh manusia, lalu bagaimana dengan apa-apa yang tampak dan telah menjadi nyata? (Tentu Allah lebih mengetahuinya).