Ar-Room
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
فَٱصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّ ۖ وَلَا يَسْتَخِفَّنَّكَ ٱلَّذِينَ لَا يُوقِنُونَ ۶۰
(60) ﴾ فَٱصۡبِرۡ ﴿ "Maka bersabarlah kamu" atas sesuatu yang di-perintahkan kepadamu dan dalam mengajak mereka kepada Allah sekalipun kamu menjumpai dari mereka sikap berpaling (menolak); maka hal itu jangan sekali-kali menjadi penghalangmu.﴾ إِنَّ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٞۖ ﴿ "Sesungguhnya janji Allah adalah benar." Maksudnya, tidak diragukan lagi. Ungkapan ini termasuk hal yang memperteguh kesabaran. Sebab, sesungguhnya seseorang, apabila mengetahui bahwa amalnya tidak sia-sia, bahkan pasti ia menemukannya secara sempurna, maka segala rintangan yang dihadapinya akan terasa ringan, dan segala yang sulit menjadi mudah baginya, dan semua pekerjaan yang banyak dirasa sedikit. ﴾ وَلَا يَسۡتَخِفَّنَّكَ ٱلَّذِينَ لَا يُوقِنُونَ ﴿ "Dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini itu menggelisahkanmu." Maksudnya, sesungguhnya iman mereka telah lemah, keyakinan mereka telah berkurang, se-hingga pikiran-pikiran mereka sangat rendah dan kesabaran mereka berkurang. Maka jangan sekali-kali mereka itu membuatmu gelisah. Sebab, sesungguhnya jika kamu tidak mengindahkan mereka dan kamu tidak waspada terhadap mereka, dan jika tidak (bersikap) de-mikian niscaya mereka bisa menggelisahkanmu dan membuatmu tidak berpendirian teguh di atas perintah dan larangan, sedang-kan nafsu itu membantu mereka dalam hal ini dan menuntut agar bersikap menyerupai dan menyetujui (pengingkaran kebenaran). Ini menunjukkan bahwa setiap orang Mukmin yang berkeya-kinan lagi matang akalnya akan mudah bersikap sabar; dan setiap orang yang lemah keyakinannya adalah lemah akalnya. Yang per-tama laksana isi, sedangkan yang kedua laksana kulit. Maka hanya kepada Allah-lah tempat meminta pertolongan.