پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Aal-i-Imraan
سورهٔ ۳

Aal-i-Imraan

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۲۰۰

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱصْبِرُوا۟ وَصَابِرُوا۟ وَرَابِطُوا۟ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ۲۰۰

(200) Kemudian Allah menganjurkan kaum Mukminin kepada sesuatu yang dapat menyampaikan mereka kepada keme-nangan, yaitu keberhasilan dengan memperoleh kebahagiaan dan kesuksesan, dan bahwa jalan yang dapat menyampaikan kepada hal itu adalah konsisten terhadap kesabaran, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dibenci berupa meninggalkan kemaksiatan, dan ber-sabar atas musibah dan terhadap perkara-perkara yang berat bagi jiwa. Allah memerintahkan mereka untuk bersabar atas semua itu. Al-Mushabarah (memaksa diri untuk sabar) adalah konsisten dan kontinu dalam hal itu (sabar) secara terus menerus, dan meng-hadapi musuh dalam segala kondisi, sedangkan al-murabathah (siap siaga) adalah berjaga pada suatu tempat yang ditakutkan musuh akan masuk melaluinya, dan mengamati musuh mereka dan men-cegah mereka berhasil memperoleh tujuan-tujuan mereka. Semoga mereka beruntung yaitu mereka berhasil dengan hal-hal yang di-sukai, baik agama maupun dunia serta akhirat, dan mereka selamat dari hal-hal yang dibenci. Dari sini diketahui bahwasanya tidak ada jalan menuju keme-nangan tanpa ada kesabaran dan memaksa diri dalam kesabaran tersebut, serta siaga menghadapi musuh seperti yang telah disebut-kan. Karena itu tidaklah akan beruntung orang yang beruntung itu kecuali dengan hal-hal tersebut, dan tidaklah akan luput keber-hasilan itu dari seseorang kecuali dengan luputnya ia dari hal-hal tersebut atau sebagiannya.

Allah Pemberi taufik, dan tiada daya dan upaya kecuali de-ngan (pertolongan) Allah. Telah selesai tafsir surat Ali Imran, segala puji (hanya) milik Allah atas nikmatNya, dan kita memohon kepadaNya kesempur-naan nikmatNya.