پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Furqaan
سورهٔ ۲۵

Al-Furqaan

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۹

ٱنظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا۟ لَكَ ٱلْأَمْثَـٰلَ فَضَلُّوا۟ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلًا ۹

(9) Oleh karena perkataan-perkataan yang berasal dari mereka itu sangat mengherankan sekali, maka Allah berfirman, ﴾ ٱنظُرۡ كَيۡفَ ضَرَبُواْ لَكَ ٱلۡأَمۡثَٰلَ ﴿ "Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang kamu," yaitu: Kenapa dia tidak menjadi seorang malaikat dan terhapus darinya semua ciri khas kemanusiaan, atau ada seorang malaikat bersamanya karena dia tidak sanggup menerima apa yang dia katakan, atau diturunkan untuknya harta kekayaan, atau dia diberi sepetak kebun yang mencukupinya hingga tidak perlu pergi ke pasar, atau dia adalah seorang yang terkena sihir. ﴾ فَضَلُّواْ فَلَا [يَسۡتَطِيعُونَ] سَبِيلٗا ﴿ "Lalu sesatlah mereka, sehingga mereka tidak sanggup [mendapatkan] jalan[27]." Mereka mengatakan perkataan-perkataan yang kontradiksi, semua merupakan kebodohan, ke-sesatan dan kepicikan, tidak ada secuil hidayah pun terkandung di dalamnya, bahkan tidak ada sedikit pun dari sebagian darinya suatu syubhat yang dapat mencemari kerasulan. Hanya dengan sekedar memperhatikan dan merenungkannya saja sudah pasti orang yang berakal memastikan kepalsuannya, dan cukuplah dia yang memberikan sanggahannya. Oleh karena itu, Allah memerin-tahkan untuk memperhatikan dan mencermatinya dan memikirkan, apakah perkataan mereka itu mengharuskan sikap abstain dari memastikan kerasulan dan kejujuran Rasulullah a?