An-Noor
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ ۵۶
(56) Allah تعالى memerintahkan penegakan shalat beserta (melengkapi) rukun, syarat dan adab-adabnya secara lahir dan batin, dan memberikan zakat dari harta-harta yang Allah titipkan dan berikan kepada para hamba dengan cara menyerahkannya kepada orang-orang fakir dan selain mereka yang disebutkan Allah termasuk golongan yang berhak menerima zakat. Dua ibadah ini merupakan ketaatan yang paling agung dan mulia, yang mengga-bungkan antara hakNya dan hak makhlukNya, dan supaya ikhlas kepada Dzat yang disembah dan berbuat baik kepada sesama manusia. Kemudian Allah menambahkan perintah umum setelah dua perkara tadi, seraya berfirman, ﴾ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ ﴿ "Dan taatlah kamu kepada Rasul," dengan melaksanakan perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya, ﴾ مَّن يُطِعِ ٱلرَّسُولَ فَقَدۡ أَطَاعَ ٱللَّهَۖ ﴿ "Barangsiapa yang taat kepada Rasul, maka sungguh dia telah me-naati Allah." (An-Nisa`: 80). ﴾ لَعَلَّكُمۡ ﴿ "Supaya kalian," ketika kalian melaksanakan perkara itu ﴾ تُرۡحَمُونَ ﴿ "diberi rahmat," maka siapa yang menginginkan rahmat, inilah jalannya. Dan barangsiapa yang mengharapkannya tanpa menegakkan shalat dan membayarkan zakat serta taat kepada rasul, maka dia hanyalah seorang yang mengkhayal lagi berdusta. Nafsunya telah memberinya angan-angan dusta.