پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Muminoon
سورهٔ ۲۳

Al-Muminoon

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۶۳

بَلْ قُلُوبُهُمْ فِى غَمْرَةٍ مِّنْ هَـٰذَا وَلَهُمْ أَعْمَـٰلٌ مِّن دُونِ ذَٰلِكَ هُمْ لَهَا عَـٰمِلُونَ ۶۳

(63) Allah تعالى mengabarkan bahwa hati-hati (kaum kafir) yang mendustakan berada dalam kesesatan terhadap hal ini (me-mahami kenyataan). Maksudnya, berada di tengah kegelapan ke-bodohan, kezhaliman, kelalaian dan keberpalingan, yang meng-halangi untuk sanggup mengapai al-Qur`an. Mereka tidak dapat petunjuk dengannya. Tidak ada satu unsur pun dari al-Qur`an yang sampai kepada mereka. Allah berfirman, ﴾ وَإِذَا قَرَأۡتَ ٱلۡقُرۡءَانَ جَعَلۡنَا بَيۡنَكَ وَبَيۡنَ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ حِجَابٗا مَّسۡتُورٗا 45 وَجَعَلۡنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ أَكِنَّةً أَن يَفۡقَهُوهُ وَفِيٓ ءَاذَانِهِمۡ وَقۡرٗاۚ ﴿ "Dan apabila kamu membaca al-Qur`an niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup. Dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya." (Al-Isra`: 45-46). Ketika hati-hati mereka berada di dalam kesesatan (untuk memahaminya), maka mereka mengerjakan amalan yang sesuai dengan kondisi mereka, berupa amalan-amalan yang kufur dan penentangan kepada aturan syariat, yang mengharuskan datang-nya hukuman bagi mereka. Akan tetapi ﴾ وَلَهُمۡ أَعۡمَٰلٞ مِّن دُونِ ذَٰلِكَ ﴿ "mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain dari itu," mak-sudnya selain dari tindakan-tindakan ini ﴾ هُمۡ لَهَا عَٰمِلُونَ ﴿ "mereka tetap mengerjakan(nya)," maka janganlah mereka memandang aneh atas tidak turunnya siksa pada diri mereka. Sesungguhnya Allah sedang memberikan kesempatan bagi mereka, agar mereka melakukan amalan-amalan yang masih tersisa, yang sudah menjadi ketentuan takdir mereka. Maka, apabila mereka telah mengerjakan dan me-nuntaskannya, niscaya mereka akan beralih dari kondisi yang ter-jelek menuju kemurkaan dan siksaan Allah.