پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Muminoon
سورهٔ ۲۳

Al-Muminoon

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۲۵

إِنْ هُوَ إِلَّا رَجُلٌۢ بِهِۦ جِنَّةٌ فَتَرَبَّصُوا۟ بِهِۦ حَتَّىٰ حِينٍ ۲۵

(25) ﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا رَجُلُۢ بِهِۦ جِنَّةٞ ﴿ "Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila," maksudnya, yang terkena penyakit gila ﴾ فَتَرَبَّصُواْ بِهِۦ ﴿ "maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya," tunggulah ﴾ حَتَّىٰ حِينٖ ﴿ "sampai suatu waktu," sampai kematian menghampirinya. Syubhat-syubhat ini [yang] mereka kemukakan untuk me-nolak kenabian Nabi mereka menunjukkan dahsyatnya kekufuran dan penentangan mereka, dan (juga menandakan) bahwa mereka berada di puncak kebodohan dan kesesatan. Sesungguhnya lon-taran-lontaran itu tidak tepat dipergunakan sebagai perlawanan dari segi apa pun, seperti yang sudah kami jelaskan, bahkan me-ngandung sisi yang saling bertolak-belakang dan kontradiktif. Perkataan mereka, ﴾ مَا هَٰذَآ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُرِيدُ أَن يَتَفَضَّلَ عَلَيۡكُمۡ ﴿ "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak men-jadi seorang yang lebih tinggi dari kamu," maksudnya mereka menga-kui keberadaan akal pada beliau untuk memperdayai mereka, guna menguasai dan memimpin mereka. Bersama dengan ini mesti diwaspadai agar tidak tertipu dengannya. Lalu bagaimana bisa omongan ini selaras dengan ucapan mereka, ﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا رَجُلُۢ بِهِۦ جِنَّةٞ ﴿ "Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila." Bukankah ucapan ini tidak lain muncul dari penyerupa yang sesat, yang cara pandangnya terbalik, nalurinya ingin menolak dengan cara apa pun yang sesuai dengan kata hatinya, tidak memahami apa yang diucapkannya. Allah enggan (menerimanya) kecuali untuk mem-perlihatkan kehinaan orang-orang yang memusuhi beliau dan para RasulNya.