پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Hajj
سورهٔ ۲۲

Al-Hajj

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۲۷

وَأَذِّن فِى ٱلنَّاسِ بِٱلْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ ۲۷

(27) ﴾ وَأَذِّن فِي ٱلنَّاسِ بِٱلۡحَجِّ ﴿ "Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji." Beritahukanlah hal ini kepada mereka, dan seru-lah mereka kepadanya. Sampaikan kepada orang yang dekat dan jauh darinya tentang kewajiban (berhaji) dan keutamaannya. Sung-guh, jika engkau telah memanggil mereka, niscaya mereka akan mendatangimu sebagai orang-orang yang berhaji atau mengerjakan umrah, ﴾ رِجَالٗا ﴿ "dengan berjalan kaki," maksudnya berjalan di atas kaki-kaki mereka karena terdorong oleh rasa kerinduan (kepada-nya), ﴾ وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٖ ﴿ "dan mengendarai unta yang kurus," maksud-nya unta kurus yang melintasi perjalanan yang susah dan padang pasir yang ganas. Ia meneruskan langkahnya sampai ke tempat yang paling mulia ﴾ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٖ 27 ﴿ "dari segenap penjuru yang jauh," dari setiap negeri yang jauh. Khalil ar-Rahman (Ibrahim) عليه السلام telah melaksanakannya. Sesu-dah itu, disusul oleh keturunannya Muhammad a. Maka, mereka berdua menyeru umat manusia untuk berhaji ke Baitullah. Kedua-nya mensosialisasikan dan mengulang-ulanginya. Dan sungguh telah terwujud janji Allah itu. Orang-orang datang dengan berjalan kaki dan menumpangi kendaraan dari belahan bumi Timur dan Barat.