Al-Anbiyaa
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَأَدْخَلْنَـٰهُمْ فِى رَحْمَتِنَآ ۖ إِنَّهُم مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ ۸۶
(86) Allah juga menjuluki mereka dengan keshalihan jiwa. Hal ini mencakup keshalihan hati dalam bentuk mengenal Allah, cinta dan selalu kembali kepadaNya dalam setiap detik; dan kesha-lihan lisan, dalam bentuk lisan selalu basah dengan dzikir kepada Allah; serta keshalihan anggota tubuh dalam bentuk sibuk dengan (pelaksanaan) ketaatan kepada Allah dan mengekangnya dari maksiat-maksiat. Lantaran kesabaran dan keshalihan mereka, maka Allah me-masukkan mereka ke dalam rahmatNya, dan menjadikan mereka bersama dengan saudara-saudara mereka dari kalangan para rasul. Allah membalasi mereka dengan pahala di dunia dan akhirat. Se-andainya, tidak ada balasan kebaikan bagi mereka kecuali (balasan) bahwa Allah menyebutkan nama-nama mereka di hadapan para makhluk dan menjadikan mereka penyampai kebenaran bagi generasi belakangan, niscaya hal itu sudah cukup sebagai bentuk kemuliaan dan keutamaan.