Al-Anbiyaa
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
إِنَّ فِى هَـٰذَا لَبَلَـٰغًا لِّقَوْمٍ عَـٰبِدِينَ ۱۰۶
(106) Allah تعالى memuji kitabNya yang agung, al-Qur`an dan menjelaskan kapasitasnya yang sempurna untuk memenuhi segala sesuatu, dan bahwa ia tidak dapat disepelekan begitu saja. Allah berfirman, ﴾ إِنَّ فِي هَٰذَا لَبَلَٰغٗا لِّقَوۡمٍ عَٰبِدِينَ 106 ﴿ "Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah Allah," maksudnya mereka menjadikannya tangga untuk sampai kepada Rabb mereka dan menuju tempat kemuliaan milikNya. Al-Qur`an mengantarkan mereka menuju cita-cita dan keinginan yang paling penting. Tidak ada tujuan lain bagi kaum abidin (orang-orang yang mengabdikan diri menyembah kepada Allah) yang merupakan makhluk termulia. Karena al-Qur`an telah berperan menangani hal-hal yang mengenai pengetahuan tentang Allah, nama-nama dan sifat-sifatNya, serta perbuatan-per-buatanNya, (menangani) penjelasan tentang berita-berita ghaib yang benar, (menangani) menyeru kepada hakikat-hakikat keimanan dan bukti-bukti keyakinan yang berfungsi menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangan seluruhnya, yang mengenalkan kekurangan-kekurangan jiwa dan amalan serta cara-cara yang seharusnya ditempuh dalam masalah-masalah agama yang pelik maupun yang sudah jelas, dan memperingatkan dari cara-cara tipu daya setan dan celah-celah untuk menerobos manusia. Barang-siapa yang belum tercukupi oleh al-Qur`an, niscaya Allah tidak akan menjadikannya merasa cukup. Dan barangsiapa yang belum tertangani oleh al-Qur`an, niscaya Allah tidak akan memenuhi kebutuhannya.