Al-Baqara
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَقُلْنَا يَـٰٓـَٔادَمُ ٱسْكُنْ أَنتَ وَزَوْجُكَ ٱلْجَنَّةَ وَكُلَا مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هَـٰذِهِ ٱلشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ ٱلظَّـٰلِمِينَ ۳۵
(35) Setelah Allah menciptakan Adam lalu memuliakan-nya, Dia menyempurnakan nikmat baginya dengan menjadikan seorang istri, agar dia merasa tenang dan terhibur dengannya, dan Allah memerintahkan kepada keduanya untuk menetap di surga dan memakan makanan yang berlimpah di sana, yaitu dengan puas lagi nikmat, ﴾ حَيۡثُ شِئۡتُمَا ﴿ "di mana saja kamu sukai," yakni dari berbagai buah-buahan. Dan Allah berfirman, ﴾ إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعۡرَىٰ 118 وَأَنَّكَ لَا تَظۡمَؤُاْ فِيهَا وَلَا تَضۡحَىٰ 119 ﴿ "Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang. Dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya." (Thaha: 118-119). ﴾ وَلَا تَقۡرَبَا هَٰذِهِ ٱلشَّجَرَةَ ﴿ "Dan janganlah kamu dekati pohon ini," yaitu sebuah pohon dari pohon-pohon surga yang mana hanya Allah saja yang mengetahuinya. Allah melarang mereka berdua men-dekatinya adalah sebagai suatu ujian dan cobaan atau untuk suatu hikmah yang tersembunyi yang tidak kita ketahui, ﴾ فَتَكُونَا مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zhalim." Ini menunjukkan bahwasanya larangan itu adalah dengan maksud pengharaman, karena Allah menetapkan kezhaliman atasnya (bila dilanggar), dan musuh mereka senantiasa menggoda dan mem-bujuk mereka berdua agar memakan pohon yang dilarang untuk mereka hingga dia dapat menggelincirkan keduanya atau men-jatuhkan keduanya dalam suatu kesalahan dengan membuatnya indah. (Dalam ayat lain), ﴾ وَقَاسَمَهُمَآ ﴿ "Dan setan bersumpah kepada keduanya," dengan Nama Allah, ﴾ إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ ٱلنَّٰصِحِينَ 21 ﴿ "sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua." (Al-A'raf: 21).