An-Nahl
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَٱلَّذِينَ هَاجَرُوا۟ فِى ٱللَّهِ مِنۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا۟ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ ۴۱
(41) Allah تعالى memberitahukan keutamaan orang-orang Muk-minin yang telah diuji, ﴾ وَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ فِي ٱللَّهِ ﴿ "dan orang-orang yang ber-hijrah karena Allah," di jalanNya dan dalam upaya mencari keridhaan-Nya, ﴾ مِنۢ بَعۡدِ مَا ظُلِمُواْ ﴿ "sesudah mereka dianiaya," dengan gangguan dan ujian dari kaum mereka, yang melancarkan gangguan kepada me-reka untuk mengembalikan mereka ke dalam kekufuran dan ke-syirikan. Lalu mereka rela meninggalkan kampung halaman dan orang-orang tercinta, pindah meninggalkannya demi ketaatan ke-pada ar-Rahman, maka Allah menyebutkan bagi mereka dua pahala; (pertama) pahala yang bersifat segera di dunia, berupa rizki yang luas, penghidupan yang enak yang telah mereka saksikan dengan mata kepala mereka sendiri setelah berhijrah, menang atas para musuh mereka dan mampu menaklukkan berbagai wilayah negeri, serta mendapatkan berbagai harta rampasan yang banyak sehingga mereka mempunyai harta yang berlimpah. Allah pun menganugerahi mereka kebaikan di dunia ini. (Kedua), ﴾ وَلَأَجۡرُ ٱلۡأٓخِرَةِ ﴿ "dan sesung-guhnya pahala di akhirat," yang sudah Allah janjikan bagi mereka melalui lisan RasulNya adalah lebih baik dan, ﴾ أَكۡبَرُۚ ﴿ " lebih besar" daripada pahala duniawi. Sebagaimana Firman Allah تعالى, ﴾ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡ أَعۡظَمُ دَرَجَةً عِندَ ٱللَّهِۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡفَآئِزُونَ 20 يُبَشِّرُهُمۡ رَبُّهُم بِرَحۡمَةٖ مِّنۡهُ وَرِضۡوَٰنٖ وَجَنَّٰتٖ لَّهُمۡ فِيهَا نَعِيمٞ مُّقِيمٌ 21 خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًاۚ إِنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥٓ أَجۡرٌ عَظِيمٞ 22 ﴿ "Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapatkan kemenangan. Rabb mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat, keridhaan dan surga dariNya, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar." (At-Taubah: 20-22). Sedangkan Firman Allah, ﴾ لَوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ﴿ "kalau mereka mengetahui," maksudnya, seandainya mereka memiliki ilmu dan keyakinan ten-tang kenikmatan yang ada di sisi Allah berupa ganjaran dan pahala buat orang yang beriman kepadaNya dan berhijrah di jalanNya, maka tidak akan ada seorang pun yang mengurungkan diri darinya.