پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nahl
سورهٔ ۱۶

An-Nahl

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۳۳

هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّآ أَن تَأْتِيَهُمُ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ أَوْ يَأْتِىَ أَمْرُ رَبِّكَ ۚ كَذَٰلِكَ فَعَلَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ وَمَا ظَلَمَهُمُ ٱللَّهُ وَلَـٰكِن كَانُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ ۳۳

(33) Allah تعالى berkata, "Tidaklah mereka (yang didatangi oleh ayat-ayat, namun mereka tidak beriman dan telah diingatkan, na-mun tidak sudi mengambil pelajaran) menunggu, ﴾ إِلَّآ أَن تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ ﴿ "selain dari datangnya para malaikat kepada mereka," untuk mencabut nyawa-nyawa mereka, ﴾ أَوۡ يَأۡتِيَ أَمۡرُ رَبِّكَۚ ﴿ "atau datangnya perintah Rabb-mu," dengan membawa siksa yang akan menghampiri mereka. Se-sungguhnya mereka sudah pantas untuk diberi siksa. ﴾ كَذَٰلِكَ فَعَلَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۚ ﴿ "Demikianlah yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir) se-belum mereka," mereka mendustakan dan mengingkari. Lantas tidak sudi beriman sampai siksaan turun menerjang mereka, ﴾ وَمَا ظَلَمَهُمُ ٱللَّهُ ﴿ "dan Allah tidak menganiaya mereka," ketika menimpakan siksaan pada mereka, ﴾ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ ﴿ "akan tetapi merekalah yang selalu menganiaya diri mereka sendiri," karena mereka itu diciptakan untuk misi beribadah kepada Allah, agar tempat kembalinya di tempat kemuliaan Allah. Mereka telah berbuat aniaya kepada jiwa-jiwa mereka, mengesampingkan tujuan penciptaannya dan me-nyodorkannya di bawah ancaman kehinaan yang abadi dan ke-sengsaraan yang selalu membuntuti.