Yusuf
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
ثُمَّ يَأْتِى مِنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ عَامٌ فِيهِ يُغَاثُ ٱلنَّاسُ وَفِيهِ يَعْصِرُونَ ۴۹
(49) ﴾ ثُمَّ يَأۡتِي مِنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ ﴿ "Kemudian setelah itu akan datang", tujuh tahun yang berat ﴾ عَامٞ فِيهِ يُغَاثُ ٱلنَّاسُ وَفِيهِ يَعۡصِرُونَ ﴿ "tahun yang padanya manu-sia diberi hujan (dengan cukup) dan di masa itu mereka memeras anggur", maksudnya pada tahun itu, curah hujan dan aliran air akan deras. Hasil panen pun melimpah, melebihi kebutuhan pokok mereka se-hingga mereka dapat memeras anggur dan lainnya, sebagai bentuk keberlimpahan makanan mereka. Mungkin saja keterangan nabi Yusuf tentang keberadaan tahun yang subur ini, -padahal tidak di-sebutkan dengan jelas dalam mimpi sang raja-, adalah karena beliau memahami dari penakwilan tujuh tahun yang berat, bahwa tahun berikutnya, kesengsaraan itu akan sirna. Dan sudah diketahui ber-sama, masa paceklik yang berlanjut selama tujuh tahun secara ber-turutan tidak akan hilang (bekasnya) melainkan dengan satu musim yang sangat subur sekali. Kalau tidak demikian, maka prediksi ini tidak ada manfaatnya. Tatkala utusan sudah kembali ke hadapan raja dan orang-orang, dan memberitahukan pena'biran yang dilakukan oleh Yusuf terhadap mimpi itu, maka mereka takjub mendengarnya dan sangat berbahagia karenanya.