At-Tawba
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
ثُمَّ يَتُوبُ ٱللَّهُ مِنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ 27
(27) ﴾ ثُمَّ يَتُوبُ ٱللَّهُ مِنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ عَلَىٰ مَن يَشَآءُۗ ﴿ "Sesudah itu Allah mene-rima taubat dari orang-orang yang dikehendakiNya." Allah mengampuni banyak orang yang kalah dalam perang ini, mereka datang kepada Nabi ﷺ dengan menyatakan masuk Islam dan bertaubat, maka Nabi mengembalikan harta, istri, dan anak mereka. ﴾ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ﴿ "Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Yakni Pemilik ampunan yang luas dan rahmat yang menyeluruh. Mengampuni dosa-dosa besar bagi yang bertaubat dan menyayangi mereka de-ngan taufikNya kepada mereka untuk bertaubat dan melakukan ketaatan, serta Allah memaafkan kesalahan mereka dan menerima taubat mereka, maka janganlah seorang pun berputus asa dari rahmat dan ampunanNya, meski dia telah melakukan dosa dan kejahatan sebesar apa pun.