Al-Anfaal
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَإِذْ يَعِدُكُمُ ٱللَّهُ إِحْدَى ٱلطَّآئِفَتَيْنِ أَنَّهَا لَكُمْ وَتَوَدُّونَ أَنَّ غَيْرَ ذَاتِ ٱلشَّوْكَةِ تَكُونُ لَكُمْ وَيُرِيدُ ٱللَّهُ أَن يُحِقَّ ٱلْحَقَّ بِكَلِمَـٰتِهِۦ وَيَقْطَعَ دَابِرَ ٱلْكَـٰفِرِينَ 7
(7) Keluarnya kaum Muslimin pada mulanya adalah untuk mencegat kafilah dagang besar Quraisy yang dipimpin oleh Abu Sufyan bin Harb yang sedang berangkat ke Syam. Manakala kaum Muslimin mendengar kepulangan kafilah tersebut dari Syam, Nabi ﷺ mengajak para sahabat, maka berangkatlah tiga ratus ditambah belasan orang dengan dilengkapi tujuh puluh unta yang mereka tunggangi secara bergiliran sekaligus untuk mengangkut perleng-kapan mereka. Orang-orang Quraisy mendengar persiapan kaum Muslimin tersebut, maka mereka pun keluar demi melindungi ka-filah mereka dengan kekuatan pasukan, senjata, dan kuda dalam jumlah yang besar. Jumlah mereka mendekati seribu prajurit. Allah menjanjikan kepada orang-orang Mukmin satu dari dua perkara: menguasai kafilah dagang atau memenangi peperangan. Kaum Muslimin menyukai yang pertama karena minimnya persiapan mereka dan tentu tanpa peperangan yang berarti. Akan tetapi Allah تعالى menginginkan dan mencintai perkara yang lebih tinggi daripada apa yang mereka inginkan. Allah ingin kaum Muslimin memenang-kan peperangan yang dihadiri oleh para pembesar dan tokoh Quraisy. Allah ingin menetapkan yang haq dengan kalimat-kalimatNya dan memenangkan pengikutnya. ﴾ وَيَقۡطَعَ دَابِرَ ٱلۡكَٰفِرِينَ ﴿ "Dan memusnahkan orang-orang kafir." Yakni mengikis pengikut kebatilan dan menun-jukkan pertolonganNya untuk kebenaran kepada hamba-hambaNya yang sebelumnya tidak mereka duga.