Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Insaan
Sūrah 76

Al-Insaan

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 2

إِنَّا خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَّبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَـٰهُ سَمِيعًۢا بَصِيرًا 2

(2) Selanjutnya pada saat Allah سبحانه وتعالى hendak menciptakan manusia, Allah سبحانه وتعالى menciptakan bapak moyang manusia, Adam عليه السلام, dari sari pati tanah. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menjadikan keturunannya berseling-seling, ﴾ مِن نُّطۡفَةٍ أَمۡشَاجٖ ﴿ "dari setetes mani yang bercampur," yaitu dari air hina lagi menjijikkan, ﴾ نَّبۡتَلِيهِ ﴿ "yang Kami hendak meng-ujinya (dengan perintah dan larangan)" dengan hal itu, agar Kami mengetahui apakah manusia mengetahui dan memahami kondisi pertamanya tersebut ataukah ia melupakannya dan tertipu oleh dirinya? Kemudian Allah سبحانه وتعالى menciptakannya dan memberinya kekuatan lahir dan batin, seperti pendengaran, penglihatan, dan seluruh anggota badan. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menyempurnakannya yang memungkinkannya mencapai tujuan-tujuannya.