Al-Qiyaama
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ ٱلْعَاجِلَةَ 20 وَتَذَرُونَ ٱلْـَٔاخِرَةَ 21
(20-21) Maknanya, inilah yang menyebabkan kalian lalai dan berpaling dari nasihat dan peringatan Allah سبحانه وتعالى, karena sesung-guhnya kalian ﴾ تُحِبُّونَ ٱلۡعَاجِلَةَ ﴿ "sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia," kalian berusaha untuk mendapatkan kenikmatan-kenikmatan dan kesenangan-kesenangannya. Kalian lebih memen-tingkan dunia daripada akhirat sehingga kalian tidak beramal untuk akhirat, karena kenikmatan dan kesenangan dunia memang disegerakan. Manusia silau dalam mencintai sesuatu yang bersifat segera sedangkan akhirat dilalaikan, padahal di sanalah tempat kenikmatan abadi. Karena itulah kalian melalaikannya dan kalian meninggalkannya seolah-olah kalian tidak diciptakan untuk akhirat. Dan seolah-olah dunia ini adalah tempat keabadian yang mengha-ruskan usia-usia berharga dicurahkan untuknya dan diusahakan siang malam. Dengan demikian, kebenaran terbalik bagi kalian dan kalian mendapatkan kerugian. Andai kalian lebih memen-tingkan akhirat daripada dunia dan bisa melihat resiko berbagai perbuatan secara mendalam dan dengan akal, niscaya kalian akan berhasil dan mendapatkan keuntungan yang tidak terselip adanya kerugian dan niscaya kalian akan mendapatkan kemenangan yang tidak disertai kesengsaraan.