Al-Ma'aarij
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى جَنَّـٰتٍ مُّكْرَمُونَ 35
(35) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu," yang sifat-sifatnya telah disebut, ﴾ فِي جَنَّٰتٖ مُّكۡرَمُونَ ﴿ "(kekal) di surga lagi dimuliakan," yakni Allah سبحانه وتعالى mem-berikan kemuliaan dan nikmat abadi bagi mereka yang diinginkan oleh jiwa dan dipandang nikmat oleh mata. Mereka kekal di dalam surga. Kesimpulannya, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan sifat orang-orang yang berbahagia dan gemar berbuat baik dengan sifat-sifat sempurna dan akhlak terpuji dengan ibadah badan seperti shalat dan kontinu melakukannya serta amalan-amalan hati, seperti takut kepada Allah سبحانه وتعالى yang mendorong untuk berbuat baik, ibadah harta, keya-kinan-keyakinan yang berguna, akhlak terpuji, berlaku baik kepada Allah سبحانه وتعالى dan makhlukNya dengan perlakuan yang baik seperti berbuat adil, menjaga hak-hak mereka, menjaga amanat mereka serta menjaga diri secara sempurna dengan menjaga kemaluan dari segala sesuatu yang dibenci Allah سبحانه وتعالى.