Al-A'raaf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَلَا تَقْعُدُوا۟ بِكُلِّ صِرَٰطٍ تُوعِدُونَ وَتَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ مَنْ ءَامَنَ بِهِۦ وَتَبْغُونَهَا عِوَجًا ۚ وَٱذْكُرُوٓا۟ إِذْ كُنتُمْ قَلِيلًا فَكَثَّرَكُمْ ۖ وَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُفْسِدِينَ 86
(86) ﴾ وَلَا تَقۡعُدُواْ ﴿ "Dan janganlah kamu duduk" menghadang orang ﴾ بِكُلِّ صِرَٰطٖ ﴿ "di tiap-tiap jalan." Yaitu jalan yang banyak dila-lui oleh orang-orang, kamu memperingatkan orang-orang darinya, ﴾ تُوعِدُونَ ﴿ "dengan menakut-nakuti", orang-orang yang melewatinya ﴾ وَتَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah." Yakni orang yang ingin menjadikannya sebagai petun-juk. ﴾ وَتَبۡغُونَهَا عِوَجٗاۚ ﴿ "Dan menginginkan agar jalan Allah itu menjadi bengkok." Dan kamu membelokkannya demi mengikuti hawa nafsu-mu. Semestinya kamu dan orang-orang selainmu menghargai dan menghormati jalan-jalan yang Allah letakkan bagi hamba-hamba-Nya, agar mereka bisa menitinya kepada ridha Allah dan rumah kemuliaanNya yang dengannya Dia merahmati mereka dengan rahmat terbesar. Semestinya kamu menolongnya, menyerukan ke-padanya dan membelanya, bukan malah kamu menjadi pembegal yang menghadang orang-orang darinya, karena ini adalah meru-pakan bentuk kekufuran kepada nikmat Allah dan penentangan kepada Allah serta menjadikan jalan yang paling lurus dan paling adil sebagai jalan yang bengkok, dan kamu menyalahkan orang-orang yang menitinya. ﴾ وَٱذۡكُرُوٓاْ ﴿ "Dan ingatlah", nikmat Allah atas kalian, ﴾ إِذۡ كُنتُمۡ قَلِيلٗا فَكَثَّرَكُمۡۖ ﴿ "di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu." Yakni menumbuh-biakkanmu dengan istri, anak-anak dan kesehatan yang Dia berikan kepadamu, bahwa Dia tidak mengujimu dengan wabah atau penya-kit yang mengurangi jumlahmu. Dia juga tidak menguasakanmu kepada musuh yang menumpasmu dan mencerai-beraikanmu di muka bumi. Justru Dia memberimu nikmat dengan kesatuanmu, pelimpahan rizki dan banyaknya keturunan.﴾ وَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُفۡسِدِينَ ﴿ "Dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan." Kamu tidak melihat mereka kecuali tercerai berai, yang ada di negeri mereka hanyalah kesunyian dan porak poranda. Mereka tidak meninggalkan nama yang baik, justru di du-nia ini mereka mendapatkan laknat, sementara pada Hari Kiamat mereka lebih hina dan sengsara.