Al-A'raaf
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
وَكَتَبْنَا لَهُۥ فِى ٱلْأَلْوَاحِ مِن كُلِّ شَىْءٍ مَّوْعِظَةً وَتَفْصِيلًا لِّكُلِّ شَىْءٍ فَخُذْهَا بِقُوَّةٍ وَأْمُرْ قَوْمَكَ يَأْخُذُوا۟ بِأَحْسَنِهَا ۚ سَأُو۟رِيكُمْ دَارَ ٱلْفَـٰسِقِينَ 145
(145) ﴾ وَكَتَبۡنَا لَهُۥ فِي ٱلۡأَلۡوَاحِ مِن كُلِّ شَيۡءٖ ﴿ "Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu", yang dibutuhkan oleh para hamba ﴾ مَّوۡعِظَةٗ ﴿ "sebagai pelajaran" yang mendorong jiwa untuk berbuat kebaikan dan menakutinya untuk berbuat keburukan. ﴾ وَتَفۡصِيلٗا لِّكُلِّ شَيۡءٖ ﴿ "Dan penjelasan bagi segala sesuatu", dari hukum-hukum syar'i, akidah, akhlak dan adab. ﴾ فَخُذۡهَا بِقُوَّةٖ ﴿ "Maka (Kami berfirman), 'Berpeganglah kepadanya dengan teguh." Yakni dengan sungguh-sungguh dan serius dalam menegakkannya. ﴾ وَأۡمُرۡ قَوۡمَكَ يَأۡخُذُواْ بِأَحۡسَنِهَاۚ ﴿ "Dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) dengan sebaik-baiknya." Yaitu perintah-perintah yang bersifat wajib dan dianjurkan, karena ia adalah yang terbaik. Di dalam penjelasan ini terdapat dalil bahwa perintah Allah dalam setiap syariat adalah sempurna, adil, dan baik. ﴾ سَأُوْرِيكُمۡ دَارَ ٱلۡفَٰسِقِينَ ﴿ "Nanti Aku akan memper-lihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik." Setelah Allah mem-binasakan mereka dan menyisakan negeri-negeri mereka sebagai pelajaran sesudah mereka bagi orang-orang Mukmin yang diberi taufik lagi rendah diri.9