At-Taghaabun
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُۥ كَانَت تَّأْتِيهِمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَقَالُوٓا۟ أَبَشَرٌ يَهْدُونَنَا فَكَفَرُوا۟ وَتَوَلَّوا۟ ۚ وَّٱسْتَغْنَى ٱللَّهُ ۚ وَٱللَّهُ غَنِىٌّ حَمِيدٌ 6
(6) Karena itu Allah سبحانه وتعالى menyebutkan sebab siksaan tersebut seraya berfirman, ﴾ ذَٰلِكَ ﴿ "Yang demikian itu," yakni, siksaan dan aki-bat buruk yang Kami timpakan pada mereka ﴾ بِأَنَّهُۥ كَانَت تَّأۡتِيهِمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ ﴿ "adalah karena sesungguhnya telah datang kepada mereka Rasul-Rasul mereka (membawa) keterangan-keterangan," yakni tanda-tanda kebe-saran Allah سبحانه وتعالى yang jelas, yang menunjukkan kebenaran dan keba-tilan, namun mereka bersikap sombong terhadap para rasul mereka seraya berkata, ﴾ أَبَشَرٞ يَهۡدُونَنَا ﴿ "Apakah manusia yang akan memberi pe-tunjuk kepada kami," maksudnya, mereka tidak memiliki keutamaan atas kami, lantas karena apa Allah سبحانه وتعالى memberikan keistimewaan pada mereka dan tidak memberikannya pada kami? Ini sejalan dengan Firman Allah سبحانه وتعالى dalam surat lain, ﴾ قَالَتۡ لَهُمۡ رُسُلُهُمۡ إِن نَّحۡنُ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَمُنُّ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦۖ 11 ﴿ "Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka, 'Kami tidak lain hanya-lah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberikan karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya'." (Ibrahim: 11). Mereka menahan karunia dan pemberian Allah سبحانه وتعالى untuk para nabi supaya mereka tidak menjadi utusan Allah سبحانه وتعالى kepada manusia. Mereka bersikap sombong untuk menaati para rasul. Mereka pun diuji dengan penyembahan patung, batu, dan lainnya. ﴾ فَكَفَرُواْ ﴿ "Lalu mereka ingkar" terhadap Allah سبحانه وتعالى ﴾ وَتَوَلَّواْۖ ﴿ "dan berpaling" dari ketaatan-Nya, ﴾ وَّٱسۡتَغۡنَى ٱللَّهُۚ ﴿ "dan Allah tidak memerlukan (mereka)."Allah سبحانه وتعالى tidak menghiraukan mereka, dan kesesatan mereka sama sekali tidak membahayakan Allah سبحانه وتعالى. ﴾ وَٱللَّهُ غَنِيٌّ حَمِيدٞ ﴿ "Dan Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji." Maksudnya, Dia-lah Yang Mahakaya, bagiNya kekayaan yang sempurna dan mutlak dari segala hal, Terpuji dalam perkata-an, perbuatan, dan sifat-sifatNya.