Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Sūrah 6

Al-An'aam

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 147

فَإِن كَذَّبُوكَ فَقُل رَّبُّكُمْ ذُو رَحْمَةٍ وَٰسِعَةٍ وَلَا يُرَدُّ بَأْسُهُۥ عَنِ ٱلْقَوْمِ ٱلْمُجْرِمِينَ 147

(147) Jika orang-orang musyrik itu mendustakanmu, maka teruslah dalam dakwah dengan targhib dan tarhib (anjuran dan ancaman). Katakan kepada mereka bahwa Allah, ﴾ ذُو رَحۡمَةٖ وَٰسِعَةٖ ﴿ "mem-punyai rahmat yang luas," yakni, umum, yang meliputi seluruh makhluk, maka bersegeralah kepada rahmatNya dengan sebab-sebabnya di mana yang terpenting dan yang menjadi pijakannya adalah membenarkan syariat yang dibawa oleh Muhammad.﴾ وَلَا يُرَدُّ بَأۡسُهُۥ عَنِ ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡمُجۡرِمِينَ ﴿ "Dan siksaNya tidak dapat ditolak dari kaum yang berdosa," yakni, orang-orang dengan dosa dan kejahatan yang me-numpuk. Waspadalah terhadap dosa-dosa yang mengantarkan kepada azab Allah, di mana dosa paling besar dan yang menjadi kepalanya adalah mendustakan Muhammad.