Al-Waaqia
This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.
Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22
إِنَّآ أَنشَأْنَـٰهُنَّ إِنشَآءً 35 فَجَعَلْنَـٰهُنَّ أَبْكَارًا 36 عُرُبًا أَتْرَابًا 37 لِّأَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ 38
(35-38) ﴾ إِنَّآ أَنشَأۡنَٰهُنَّ إِنشَآءٗ ﴿ "Sesungguhnya Kami menciptakan me-reka (bidadari-bidadari) dengan langsung," maksudnya bahwa Kami menciptakan wanita-wanita penghuni surga dengan penciptaan yang tidak seperti penciptaan di dunia, yakni penciptaan sempurna yang tidak akan mengalami kefanaan. ﴾ فَجَعَلۡنَٰهُنَّ أَبۡكَارًا ﴿ "Dan Kami jadi-kan mereka gadis-gadis perawan," baik yang masih kecil maupun yang sudah dewasa dari mereka, dan keumuman itu mencakup para bidadari dan para wanita penghuni surga, dan bahwasanya sifat tersebut –yakni perawan– selalu menyertai mereka dalam segala keadaan mereka, sebagaimana keberadaan mereka yang ﴾ عُرُبًا أَتۡرَابٗا ﴿ "penuh cinta lagi sebaya umurnya," dan (sifat itu) selalu menyertai mereka dalam segala keadaan. اَلْعُرُبُ adalah seorang wanita yang dicintai oleh suaminya karena keindahan perkataan dan bentuk tubuhnya serta riang, cantik dan penuh kasih, dia adalah wanita yang jika berbicara mempesona, sehingga orang yang mendengar-kan tidak ingin perkataannya berhenti, terlebih lagi ketika mereka mendendangkan nyanyian dengan suara mereka yang sangat merdu. Dan jika melihat kepada adab, kepribadian, dan keriangan, maka semua itu akan memenuhi hati suaminya dengan kegembira-an dan kebahagiaan. Jika ia berpindah dari satu tempat ke tempat lain, maka tempat tersebut akan dipenuhi dengan aroma harum dan cahaya indah. Dan suasana riang itu juga termasuk ketika berhubungan badan. Sedangkan اَلْأَتْرَبُ adalah para wanita yang memiliki umur sebaya, yaitu umur tiga puluh tiga tahun, yang mana merupakan usia paling diharapkan dan batas maksimal masa muda. Jadi wanita-wanita para penghuni surga itu penuh cinta lagi sebaya umurnya, memiliki keserasian dan keharmonisan, serta tidak bersedih dan tidak membuat sedih, akan tetapi mereka adalah para wanita yang selalu bahagia dan membahagiakan, senang dan menyenangkan serta enak untuk selalu dipandang. ﴾ لِّأَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ ﴿ "(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan," maksudnya bahwa para bidadari itu dipersiapkan dan disediakan untuk mereka, para penghuni surga.