Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Najm
Sūrah 53

An-Najm

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 62

فَٱسْجُدُوا۟ لِلَّهِ وَٱعْبُدُوا۟ ۩ 62

(62) Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ فَٱسۡجُدُواْۤ لِلَّهِۤ وَٱعۡبُدُواْ۩ ﴿ "Maka ber-sujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia)," perintah untuk bersujud kepada Allah سبحانه وتعالى secara khusus menunjukkan keutamaan bersujud. Sujud adalah rahasia dan inti dari ibadah. Ruh dari sujud adalah kekhusyu'an terhadap Allah سبحانه وتعالى dan tunduk padaNya. Sujud adalah kondisi terbesar yang menunjukkan ketundukan seorang hamba. Dengan bersujud, hati dan raga seorang hamba akan tunduk, me-letakkan bagian tubuh yang paling mulia ke tanah, tempat berpijak-nya kaki. Kemudian secara umum Allah سبحانه وتعالى memerintahkan untuk beribadah yang mencakup segala hal yang dicintai dan diridhai Allah سبحانه وتعالى berupa perbuatan dan perkataan, baik lahir maupun batin.

Sampai di sini tafsir surat an-Najm. Segala puji hanya untuk Allah سبحانه وتعالى semata, pujian yang tidak terhitung, lebih dari itu Dia adalah seperti yang Dia sanjungkan untuk DiriNya sendiri lebih dari sanjungan para hambaNya. Dan semoga shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi Muhammad a.