Skip to content
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Adh-Dhaariyat
Sūrah 51

Adh-Dhaariyat

This is a translation of Tafsīr as-Saʿdī as IslamHouse.com publishes it at saadi.islamenc.com, read from that site’s pages. The site does not say who translated it or which printed edition it follows, and states no terms for taking its text, so the right to show it is not verified. Nobody has compared it with a printed book, and no scholar has reviewed it. Each passage stands beside the verses it comments on, which are the Qur’ān text of Tanzil, shown as it is there; a verse the site gives no commentary of its own stands with the passage before it, and the index names each such verse. Sabīl did not write or translate any of it.

Text fromsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)taken 2026-10-22

Verse 39

فَتَوَلَّىٰ بِرُكْنِهِۦ وَقَالَ سَـٰحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ 39

(39) Ketika Musa mendatangi Fir'aun dengan segala bukti yang nyata itu, Fir'aun berpaling ﴾ بِرُكۡنِهِۦ ﴿ "bersama tentaranya," yaitu berpaling dengan sisinya dari kebenaran tanpa mau menengoknya serta mencelanya dengan keras, mereka berkata, ﴾ سَٰحِرٌ أَوۡ مَجۡنُونٞ ﴿ "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila," artinya, Musa itu datang membawa sihir atau sulap, bukan datang membawa kebenaran sama sekali, atau Musa itu orang gila yang perkataannya tidak bisa dipegang karena tidak berakal. Meski demikian, mereka –khususnya Fir'aun– mengetahui bahwa Nabi Musa itu benar sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَجَحَدُواْ بِهَا وَٱسۡتَيۡقَنَتۡهَآ أَنفُسُهُمۡ ظُلۡمٗا وَعُلُوّٗاۚ ﴿ "Mereka menentangnya, padahal diri-diri mereka meyakininya karena kezhaliman dan kesombongan." (An-Naml: 14). Nabi Musa عليه السلام berkata kepada Fir'aun, ﴾ لَقَدۡ عَلِمۡتَ مَآ أَنزَلَ هَٰٓؤُلَآءِ إِلَّا رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ بَصَآئِرَ وَإِنِّي لَأَظُنُّكَ يَٰفِرۡعَوۡنُ مَثۡبُورٗا 102 ﴿ "Sungguh kamu telah mengetahui, bahwa tiada yang menurunkan mukjizat-mukjizat itu kecuali Rabb yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata, dan sesungguhnya aku mengira kamu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasa." (Al-Isra`: 102).